Tanah Pasir :Pengertian, karakter, ciri-ciri dan fungsi-nya lengkap

Posted on

Tanah Pasir – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Tanah Pasir pengertian, karakter, ciri-ciri dan fungsi tanah pasir.  Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Klasifikasi Iklim.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Tanah Pasir, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Tanah

Tanah adalah sebuah lapisan yang berada di luar bumi yang pada awalnya berasal dari bebatuan yang mengalami pelapukan sehingga membentuk partikel-partikel yang di sebut dengan regolit.

Tanah yang tersusun daari kombinasi mineral dan bahan organik lainnya yang mendukung kehidupan diatas bumi mempunyai sifat fisik seperti tekstur, bahan, kepadana dan lainnya.

Tanah mempunyai jenis yang bermacam-macam setiap daerah. Hal ini tergantung dengan lingkungan daerah tersebut. Di Indonesia terdapat 18 jenis tanah yang berbeda-beda. Salah satunya ialah jneis tanah pasir.

Pengertian Tanah Pasir

Tanah pasir merupakan tanah dengan partikel yang berukuran besar.

Tanah pasir ini terbentuk dari bebatuan beku dan batuan sedimen yang mempunyai ukuran butiran yang kasar dan besar atau di sebut dengan kerikil. Tanah pasir ini mempunyai kapasitas serat air yang rendah karena sebagian besar terdiri atas partikel yang mempunyai ukuran 0,02 sampai 2 mm.

Tanah ini di Indonesia jumlahnya cukup banyak, sehingga masyarakat sekitar banyak memanfaatkan pasir ini di jasikan sebagai lahan cadangan atau lahan alternatif untuk di gunakan. Tanah ini dapat di olah dengan benar dapat menjadi tanah yang digunakan untuk media tanam dengan adanya penambahan bahan organik.

Bahan organik ini dapat berupa pupuk kompos, pupuk organik, gambut atau pupuk kandang. Bahan organik ini berfungsi untuk mengikat atau perekat. Butiran pasir yang sebelumnya tidak dapat merekat dapat di ikat dengan bahan organik tersebut. Dengan campuran ini dapat menjadikan tanah ini menjadi tanah yang remah-remah. Selain itu tanah ini berfungsi untuk menyerap air.

Bahan organik, pupuk kandang, kompos yang di gunakan untuk mencampuri tanah pasir merupakan tanah yang sudah matang. Ciri-ciri tanah organik yang sudah matang ialah yang berwarna hitam, beremah-remah dan tidak berbau. Sedangkan gambut yang di pilih gambut yang setengah matang dengan ciri-ciri gambut di remas maka serpihan gambut yang keluar dari sela-sela jari jumlahnya tidak banyak.

Dengan pemberian bahan organik pada tanah pasir ini jika di lakukan dengan bahan dan ukuran yang benar dan tepat dapat menjadikan tanah ini dapat di tumbuhi tanaman.

Unsur pasir tanah mempunyai kandungan P dan K yang masih segar dan belum siap untuk di serap oleh tanaman. Selain itu ada unsur N dengan kadar yang sedikit dari pada yang lainnya. Tanah pasir adalah tanah yang tersebar cukup banyak di wilayah Indonesia. Tanah pasir di bedakan menjadi 3 yaitu:

  • Tanah pasir abu vulkanik. Tanah ini yang terletak di daerah lahar vulkanik yang mengalir ke bawah dengan bentuk melebar seperti kipas.
  • Batuan sedimen dengan topografi bukit lipatan
  • Bukit pasir sand tanah pasir ini terletak di daerah-daerah pantai.

Karakteristik tanah pasir

Tanah pasir ini mempunyai kandungan air, unsur hara dan mineral karena tekstur tanah pasir sangat lemah. Tanah pasir mempuyai kesuburan yang rendah sehingga sedikit sekali tanamn yang dapat tumbuh di tanah pasir ini. Tanah ini mempuyai rongga yang besar yang dapat mengakibatkan pertukaran udara dapat berjalan dengan lancar. Tanah ini juga tidak mudah lengket menjadikan tanah pasir mudah untuk di olah.

Tanah pasir memounyai tektur yang kasar. Ruang pori-pori yang besar di antara butiran-butirannya membuat kondisi tanah ini menjadi struktur yang lepas dan gembur. Dengan kondisi tersebut dapat menjadikan tanah pasir ini mempunyai kemampuan yang rendah untuk mengikat air.

Jika tanah ini di gunakan untuk penanaman tumbuhan makan tidak cocok. Air yang di siram dari tanah ini akan mengalami infiltrasi bergerak ke bawah melewati rongga-rongga tanah yang menyebabkan tanaman kekurangan air menjadi layu.

Tanah ini mempunyai kandngan fosfor yang sedikit sekitar 5,1 – 20,5 ppm. Kandungan natrium 0,05 – 0,08%. Kandungan bahan organik sekitar 0,4 – 0,8 %dan kandungan kalium 0,09 – 0,2 %. Dengan kandungan tersebut tanah ini termasuk ke dalam kategori tanah yang tidak subur.

Temperatur tanah pasir ini sangat tinggi, temperaturnya hingga mencapai 300 C.

Ciri-ciri tanah pasir

Tanah pasir mempunyai ciri-ciri yang mudah kita kenali di sekiling kita. Ciri-ciri tanah pasir sebagai berikut:

  • Mengandung banyak butran pasir
  • Sangat jarang di jumpai tumbuhan karena tanah pasir yang sulit untuk di tanami tumbuhan
  • Sangat mudah dalam penyerapa air
  • Tanah pasir banyak di gunakan untuk bahan bangunan rumah, tempat beribadah, kantor dan lain-lainnya

Fungsi tanah pasir

Tanah pasir memang kurang cocok untuk di tanami tumbuhan tetapi tanah pasir tentu mempunyai fungsi tersendiri. Fungsi tanah pasir ialah sebagai berikut:

  • Untuk bahan bangunan
  • Untuk membuat batako
  • Membuat kerajinan misalnya pembuatan patung
  • Selain itu tanah pasir ini jika di teliti dapat menjadikan tanah pasir ini lebih produktif. Dengan tanah pasir ini diolah yang dapat memanfaatkan untuk budidaya tanaman cabai, tanaman buah naga, bawang merah dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Tanah Pasir yang mencakup pengertian, karakter, ciri-ciri dan fungsi tanah pasir.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Tanah Longsor : pengertian, jenis, penyebab dan cara penanggulangan-nya
Tanah Humus : Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terbentuk-nya, dan Manfaat Lengkap