Tanah Gambut : Sejarah, Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Pembentukan-nya Lengkap

Posted on

Tanah Gambut – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai sejarah, pengertian, ciri-ciri, manfaat, jenis, proses terbentuknya, dan persebarannya. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Suaka Margasatwa.

Materieografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Tanah Gambut, kalian dapat simak materi berikut ini :

Pada bumi memiliki banyak sumber daya yang bermanfat bagi kelangsungan hidup mahkluk hidup. Salah satunya adalah tanah, tanah pada bumi ini memiliki banyk jenisnya. Jenis – jenis tanah tersebut memiliki ciri, karakteristik, kelebihan, dan kekurangnnya sendiri – sendiri.

Di Indonesia sendiri banyak ditemukan jenis-jenis tanah yang dapat kita temukan. Salah satunya yaitu  tanah gambut, tanah jenis ini memiliki proses terbentuknya tersendiri, untuk lebih lengkapnya kita jelaskan sebagai berikut.

Sejarah Terbentuknya Tanah Gambut

Proses terbentuknya gambut ini memiliki pengaruh besar nantinya terhadap jenis-jenis dan juga karakter gambut. Sehingga gambut pendalam memiliki bentuk dan juga karakter yang berbeda dengan gambut yang berada di sekitar sungai ataupun pantai.

Gambut merupakan suatu lahan basah yang terbentuk karena adanya timbunan materi organic yang berasal dari sisa pohon, rerumputan, lumut, dan juga jasad hewan yang telah membusuk.

Timbunan tersebut yang menumpuk selama kurun waktu yang lama bahkan ribuan tahun hingga membentuk suatu endapan yang tebal. Umumnya gambut ditemukan pada area genangan air, seperti rawa, cekungan antara sungai, ataupun daerah berpasir.

Terbentuknya gambut ini yaitu ketika bumi menghangat sekitar tahun 9.600 sebelum masehi. Gambut yang terbentuk pada sekitar tahun tersebut dikenal dengan gambut pendalaman.

Seiring dengan meningkatnya permukaan laut, maka terbentukalah gambut yang ada didaerah delta (sekitar sungai) dan pantai. Gambut jenis ini biasnaya mengandung mineral dari air sungan ataupun pantak yang dikarenakan adanya pasang surut air laut dan sungai.

Ladang gambut ini biasanya mengandung dua kali lebih banyak karbon dari mineral tanah hutan yang ada diseluruh dunia. Ketika gambut ini terganggu ataupun terjadi kekeringan, maka karbon yang tersimpan didalam tanah gambut tersebut akan terlepas keluar ke udara dan akan menjadi sumber emisi gas rumah kaca.

Pengertian Tanah Gambut

Tanah gambut adalah tanah yang terbentuk karena adanya sisa-sia penumpukan tumbuhan atau jasad hewan yang telah membusuk atau mengalami dekomposisi yang tidak sempurna.

Pada tanah gambut memiliki kanfungan organic yang tinggi dikarenakan bahan baku utama tanah gambut yaitu dari sisa-sisa tumbusan seperti lumut, pepohonan dan jasad hewan.

Ciri-Ciri Tanah Gambut

Ciri-ciri tanah gambut ini banyak dipengaruhi oleh faktor geografis disuatu daerah. Walaupun biasanya terlihat sama saja, sebenarnya memiliki perbedaan. Berikut adlah ciri-ciri tanah gambut :

  1. Memiliki tektur basah, lembek, dan juga lunak.
  2. Memiliki warna yang gelap.
  3. Tanah gambut bersifat asam yang tinggi.
  4. Cendeurung kurang subur, karena terdapat unsur hara yang terbatas.
  5. Banyak ditemukan di Kawasan yang basah.

Banyak yang mengatakan bahwa tanah gambut cocok dijadikan untuk lahnt pertanian. Dari ciri diatas tanah gabut memiliki zat asam yang tinggi, dan unsur hara yang rendah, karena hal ini tanah gambut tidak cocok dijadikan sebagai lahan pertanian atau bercocok tanam.

Proses Terbentuknya Tanah Gambut

Seperti yang telah diketahui bahwa tanh gambut terbentuk karena adanya sisa dari tumbuhan dan binatang yang mengalami proses dekomposisi yang tidak sempurna. Proses dekomposisi yang tidak ini karena adanya jumlah bakteri yang kurang dan kondisi oksigen yang terbatas atau anaerob.

Proses terbentuknya tanah gambut ini sangat lama yaitu sekitar 5000-1000 tahun yang lau, seperti yang telah di jelaskan di atas Sejarah Terbentuknya Tanah Gambut dari hal ini makan tanah gambut ini sudah sangat tua.

Untuk mengetahui ttanah gambut tua atau belum, yaitu dengan melihat kedalaman tanah gambut tersebut, karena tanah gambut ini selalu menumpuk maka jika semakin dalam tanah gambut maka tanah gambut itu semakin tua.

Proses terbentuknya tanh gambut ini terjadi karen adanya peranan tanaman-tanaman air, yaitu tanaman air yang tumbuh di danau yang dangkal dan akan mati. Maka tanaman tersebut akan tenggelan ke dasar laut dan mengalami pelapukan di dasar laut tersebut, sehingga terbentuklah lapisan-lapisan organik.

Jenis-Jenis Tanah Gambut

a. Tanah Gambut Topogen

Jenis tanah gambut ini adaah jenis tanah yang berada pada bagian atas tanah mineral, yang terdapat di dasar danau.

Karena terdpat didasar danau ini maka tanah gambut jenis topogen dapat mengendap dan menumpuk didasar danau sehingga semkain lama maka danau tersebut akan dipenuhi oleh tanah gambut ini.

Ketebalan tanah gambut topoogen memiliki kedalam 4 meter, didalam kedalaman 2 meter memiliki sifat tanah gambut topogen yang subur dan memiliki tingkat keasamaan yang rendah. Tanah gambut topogen memiliki kandungan unsur hara yang berasal dari minerl yan ada pada dasar danau. Jenis tanah gambut ini jarang ditemui.

b. Tanah Gambut Ombrogen

Jenis tanah gambut ini seperti tanah gambut sekunder, karena dalam jenis ini adalah tanah gambut yang berkembang diatas tanah gambut topogen.

Karena letaknya yang diatas, sehingga tanah gambut ini memiliki tebal bisa hingga melebihi permukaan danau.

Pembentukn lapisan tanah gambut ombrogen melibatkan  eleen penting, yaitu berupa air hujan. Air hujan berperan sebagai pencuci, yaitu hair hujan akan mencuci atau mebersihkan lapisan tanah ombrogen ini sehingga unsur hara dalam lapisan ini menjadi berkurang .

Manfaat Tanah Gambut

Manfaat tanah gambut ini yaitu :

  • Sumber energi bahan bakar.
  • Bahan energi kebutuhan rumah tangga.
  • Bahan bakar pembangkit listrik bervolume 190 MW. (dinegara Firlandia).

Volume tanah gambut di dunia yaitu 4 triliun meter kubik, tanah ini memiliki potensi energi hingga 8 miliar terajoule.

Persebaran Tanah Gambut

Tanah gambut ini ditemui dibanyak negara. Faktanya yaitu 60%  lahan basah dibumi terdiri dari jenis tanah gambut.

Berikut adlah negara yang memiliki lahan gambut :

  • Rusia.
  • Ukraina.
  • Belanda.
  • Firlandia.
  • Selandia baru.
  • Kerguelen.
  • Pentagonia Selatan.
  • Kepulauan Falkland.
  • Indonesia
  • Dll.

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Tanah Gambut.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Proses Terbentuknya Tanah Berdasarkan Jenis-nya Lengkap
Jenis-Jenis Tanah : Pengertian, Sifat, Karakteristik, dan Manfaat Dari Jenis-Jenis Tanah Beserta Penjelasan Lengkap
Tanah Liat : Pengertian, Proses, Ciri dan Manfaatnya