Skala Waktu Geologi : Pengertian, Jenis, Dasar Pembagian Waktu, dan Pembagian Waktu-nya

Posted on

Skala Waktu Geologi – Pada maeteri kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai pengertian, jenis, dasar pembagian waktu, dan pembagian waktu, dan cara penentuannya. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi Fenomena Aphelion.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Skala Waktu Geologi, kalian dapat seimak materi berikut ini :

Ilmu geologi adalah suatu cabang ilmu yang biasa mempelajari tentang bumi dan struktur pada lapisan bumi. Ilmu ada karena manusia tingal di planet bumi, sehingga kita harus mempelajari mengena ilmu ini.

Usia planet bumi lalu kita hubungkan dengan adanya fenomena alam yang muncul, seperti manusia yang semakinlama semakin lemah dan mudah untuk terserang penyakit, planet bumi pun demikian.

Usia planet bumi yang sudah semakin tua maka akan semakin melemah, karena hal ini maka sering kali kita rasakan adanya berbagai kejadian seperti bencana alam. Hal tersebut memiliki hubungan dengan usia bumi yang Sudha semakin tua dan melemah.

Ilmuan yang bisa menentukan umur bumi dengan menggunakan berbagai metode ilmu. Dalam menentukan umur planet bumi, tidak lepas dengan “Skala Waktu Geologi”.

Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Pengertian Skala Waktu Geologi

Skala waktu geologi ini adalah suatu skala yang digunakan para ahli geologi maupun ilmuan untuk menjelaskan hubungan ataupun keterkaitan antar peristowa yang terjadi di sepanjang sejarah bumi.

Dengan adanya skala waktu geologi, maka peristiwa yang terjadi di masa lampau akan dihubungkan dengan peristiwa yang kemungkinan akan terjadi di masa yang akan datang atau masa saat ini.

Planet bumi yang juga mengalami pergerakan ataupun perubahan, misal yaitu pergerakan lapisan batuan atau lempeng – lepmeng bumi, yang bisa dikatakan skala waktu geologi adalah penangalan yang digunakan untuk mempelajari sejarah mengenai bumi. Periode yang digunakan adalah dalam jutaan tahun.

Skala waktu yang digunakan dalam menentukan umur bumi, yang mengaitkan berbagai peristiwa atau sejarah  memiliki dua jenis, yaitu skala waktu relative dan skala waktu absolut.

Jenis Skala waktu

a. Skala Waktu Relatif

Skala waktu relative adalah skala waktu yang menggunakannya berdasarkan uturan lapisan-lapisan batuan dengan evolusi kehidupan organisme yang ada di masa lalu. Skala ini terbentuk berdasarkan karena peristiwa-peristiwa yang terjadi didala perkembangan ilmu geologi.

Skala waktu ini dikemabngan pertama kali pada abad ke 18 – 19 di eropa.

Dengan berdasarkan skala waktu relative, bumi dikelompokan menjadi Eon (Masa), dalam masa dobagi menjadi Era (Kurun), dalam kurun dibagi menjadi Period (Zaman), dan Period dibagi menjadi Epoch (Kala). Dengan adanya nama-nama tersebut, seperti Paleozoikum atau Kenozoikum adalah nama yang memiliki arti tertentu.

Pada hal tersebut fosil dari makhluk purba yang dipakai, untuk dasar dari skala waktu geologi. Nama dari semua era (kurun) dan Era (masa) yang diakhiri dengan kata zoikum, merupakan hal kisaran waktu yang dikenal dengan kehidupan binatangnya.

b. Skala Waktu Absolut

Skala waktu absolut atau radiometrik adalah skala yang ditentukan berdasarkan pelarikan radioaktif dari unsur kimia yang terandung dalam berbagai jenis batuan. Skala waktu ini alwanya berkembang dari ilmu pengetahuan fisika yang diterapkan untuk menjawab permasalahan yang timbul dalam bidang geologi.

Penentuan umur batuan yang berumur ribuan, jutaan, maupun miliyaran tahun dapat memungkinkan akan ditemukannya unsur radioaktif.

Para ahli geologi maupun ilmuwan menggunakan mineral yang mengandung undur radioaktif dan dipakai untuk menghitung uur secara absolut pada ukuran tahun pada sebuah batuan.

Dasar Pembagian Waktu Geologi

Giovani Arduin (1970) mengusulkan adanya pembagian skala waktu geologi menjadi empat, yaitu :

  • Primer (Tertua)
  • Sekunder (Menengah)
  • Tersier (Termuda)
  • Quarter (Lebih muda)

Kemudian perkembangan selanjutnya, istilah primer dan sekunder tidak digunakan lagi hingga saat ini.

Dasar Pembagian Waktu Berdasarkan Kurun

Dasar dari pembagian waktu yaitu menjadi kurun, yang bertitik tolak dari belum adanya kehidupan  yang nyata, yaitu dengan :

  • Kurun Kriptozoikum : berarti belum dijumpainya suatu kehidupan yang nyata.
  • Kurun Fanerozoikum : berarti sudah ada kehidupan yang nyata.

Dasar Pembagian Waktu Berdasarkan Masa

Dasar perkembangan masa yang didasarkan dengan adanya perkembangan kehidupan yang menjadi nyata, yaitu :

  • Masa Azoikum : (a : tidak, zoon : kehidupan), yaitu masa dimana semua sedimen akan dijumpai bebatuan yang tidak sama sekali mengandung fosil.
  • Masa Proterozoikum : (proto : masa lampau), yaitu suatu masa pada lapisan – lapisan bebatuan yang hanya mengandung sisa bentuk dari kehidupan yang masih sederhana. Seperti tubuhan tingkat rendah yang menghasilkan gamping.

Masa azoikum dan proterozoikum sulit dibedakan, sehingga dijadikan satu masa, yaitu masa Arkeozoikum.

  • Masa Paleozoikum : (paleo : tua/kuno), yaitu masa pada lapisan bebatuan tersebut terdapat jenis tumbuhan dan binatang, semua jenis kehidupan tersebut yang kini tidak ada lagi ataun sudah punah.
  • Masa Mesozoikum : (mesos : masa tengah), yaitu masa pada lapisan bebeatuan sudah terdapat tumbuhan dan binatang yang erat dengan hubungan kekeluargaan yang ada saat ini. Walaupun saat ini jenis tersebut sudah banyak yang punah. Pada masa tersebut ciri uatamanya memiliki reptile raksasa.
  • Masa Kenozoikum : (Kainos : baru), yaitu masa pada lapisan bebeatuan memiliki sisa-sisa kehidupan yang menunjukan adanya suatu permulaan bentuk tumbuhan dan binatang yang saat ini ada. Yaitu seperti binatang menyusui dan binatang unak yang saat ini masih hidup.

Dasar Pembagian Waktu Berdasarkan Zaman

  • Zaman Kambrium (590 – 500 juta tahun yang lalu)
    Pada zaman ini batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari. Zaman kambrium terdapat hewan invertebrate yang muncul, kehidupan hampir seluruhnya ada di lautan.
    Hewan pada zaman ini memeiliki kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung. Fosil yang dijumpai yaitu seperti alga, cacing, sepon, moluska, koran, brakiopoda, artopoda, dan ekinodermata.

  • Zaman Ordovisium (500 – 400 juta tahun yang lalu)
    Dizaman ini terdapat ikan tanpa rahang atau merupakan hewan bertulang belakang paling tua dan ada juga hewan bertulang belakang yang pertama kali, seperti Tetrakoral, raptolit, ekinoid, krinoid, asteroid, dan bryozoan.

  • Zaman Silur (440 – 410 juta tahun yang lalu)
    Pada zaman ini adalah waktu peralihan kehidupan air ke darat. Tumbuhan darat muncul pertama kali termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Namun kalajengking raksasa berburu di dalam laut. Ikan berahan muncul di zaman ini, dan juga bnayak ikan yang memiliki perisai tulang sebagai pelindung.

  • Zaman Devon (410 – 360 juta tahun yang lalu)
    Yaitu adanya zaman perkmebangan yang sangat besar pada jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan juga ikan hiu mulai semakin aktif sebagai pemangsa di lautan.
    Didaratan pun juga selalu mengalami perkembangan. Hewam amfibi berkembang dan mulai menuju kedaratan. Dan tumbuhan daratan semakin banyak, selain itu juga terdapat serangga pada pertama kali.

  • Zaman Karbon (360 – 290 juta tahun yang lalu)
    Pada zamn ini reptile mulai ada untuk pertama kali dan dapat melatakan telur diluar air. Adanya serangga raksasa dan amfibi mulai bnayak meningkat jumlah.
    Adanya pohon pertama kali yang mumcul yaitu jamur klab, tumbuhan rerm dan paku ekor kuda yang tumbuh di rawa-rawa sebagai pemebentuk batubara. Di zaman ini juga benua di muka bumi menyatu menjadi satu masa daratan yang disebut dengan Pangea.

  • Zaman Perm (290 – 250 juta tahun yang lalu)
    Pada zaman ini “perm” adalah nama dari sebuah provinsi tua yang ada di dekat pegununan Ural, Rusia. Reptil meningkat dan juga serangga modern mulai bermunculan,terdapat  tumbuhan konifer dan Grikgo primitive. Pada zaman ini juga adalah punahnya micsa dalam skala besar, Triblit, dan banyak koral dan ikan yang juga punah.

  • Zaman Trias (290 – 140 jut tahun yang lalu
    Meningkatnya jumlah Gastropoda dan juga Bivalvia, sementara amonit uum ditemukan. Dinosaurus dan juga reptile pada lautan memiliki ukuran yang besar yang muncul pada zaman ini. Bentuk reptile menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut dengan Cynodont yang mulai berkembang.
    Adanya mamalia pertama muncul dizaman ini. Banyak jenis reptile yang berada di air yaitu penyu dan kura-kura.adanya tumbuhan sikada yang mirip dengan palem yang berkmbang dan juga konifer yang mulai menyebar.

  • Zaman Jura (210 – 140 juta tahun yang lalu), amonit an balemnit mulau umum  ditemukan. Reptile menigkat jumlahnya. Dinosaurus yang menguasu daratan, Izhtiyosaurus yag berburu didalam laut dan Pterosaurus yang juga menguasai angkasa.
    Pada zaman ini banya dinosaurus yang memilki pertumbuhan dakam ukuran yang luar biasa. Burun sejati pertama yaitu Archeopterya berevolusi menjadi banyak dan jenis buaya banyak berkembang.

Zaman lainnya yaitu masih ada “Zaman Kapur 140 – 65 juta tahun yang lalu”, “Zaman Tersier 65 – 1,7 juta tahun yang lalu”, dan “zaman Kuarter 1,7 juta tahun yang lalu – Saat ini ).

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Skala Waktu Geologi.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com