Siklus Air dan Tahapan-nya

Posted on

Siklus Air dan Tahapannya – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Siklus Air dan Tahapannya pengertian dan tahapan siklus air. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Karakteristik Benua Eropa.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Siklus Air dan Tahapannya, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Bumi

Bumi adalah planet yang berada di tata surya yang permukaannya terdiri daratan dan perairan.

Jika di lihat dari luar angkasa bumi terlihat seperti kelereng di mana terdapat warna coklat, putih, dan biru. Coklat yang berarti daratan, putih yang berarti ombak dan biru yaitu perairan. Bumi kaya akan perairan dapat di lihat dari luarangkasa yang lebih jauh warna biru lebih dominan dari pada warna coklat. 

Pengertian Air

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting keberadannya.

Jika tidak adanya air makluk yang ada di bumi tidak akan hidup lebih lama. Air merupakan sumber daya alam yang dapat di perbarui. Air dapat di perbarui dengan cepat melalui siklus. Siklis air di kenal dengan siklus hidrologi.

Pengertian Siklus Hidrologi

Siklus hidrologi yaitu sautu siklus atau sirkulasi air dari bumi yang menuju ke atmosfer lalu kembali  ke bumi yang berlangsung secara terus-menerus.

Dengan terbentuknya perputaran yang terjadi secara terus menerus yang menyebabkan air tidak terbatas.

Tahapan siklus hidrologi

Siklus

Siklus terjadi karena adanya tahapan yang saling berkaitan satu sama yang lainnya dan berbentuk memutar. Siklus hidrologi mencangkup 9 tahapan yaitu terdiri dari evaporasi, tranpirasi, evapotranspirasi, sublimasi, kondensasi, adveksi, presipitasi, run off dan infiltrasi. Dan akan di jelaskan di bawah ini yaitu sebagai berikut:

Evaporasi

Evaporasi atau penguapan. Siklus pertama akan di mulai dari penguapan. Di tahap ini di awali dengan terjadinya siklus hidrologi yaitu penguapan air dari bumi, seperti laut, rawa, danau, samudera, sungai dan bendungan serta pesawahan semau air yang ada di bumi akan mengalami penguapan dengan di bantu oleh sinar matahari.

Di tahap evaporasi ini mengubah air menjadi dalam bentuk uap yang dari bentuk semua dalam bentuk air menjadi bentuk gas. Dari bentuk gas inilah air akan naik ke atmosfer yang terbawa oleh angin. Dengan semakin panas sinar matahari maka akan semakin banyak air yang berubah menjadi uap untuk naik ke atmosfer.

Transpirasi

Tanspirasi ialah penguapan yang terjadi pada makhluk hidup yang terjadi dari jaringan hewan atau tumbuhan. Transpirasi ialah proses yang sama seperti evaporasi yang mengubah wujud cari menjadi bentuk gas yang akan di bawa ke atmosfer. Tetapi pada proses transpirasi ini mengubah zat cair menjadi uap jumlahnya lebih sedikit dari [ada pengupan evaporasi.

Evapotranspirasi

Evapotranspirasi adalah gabungan dari evapotasi dan transpirasi. Evapotranspirasi dapat di katakan jumlah total penguapan air atau penguapan air secara keseluruhan, melalui permukaan bumi atau tanah seta jaringan makhluk hidup. Pada tahap ini sangat berpengaruh pada jumlah uap air yang naik ke atmosfer.

Sublimasi

Sublimasi ialah suatu proses perubahan es kutub menjadi uap air, tanpa melalui proses cair terlebih dahulu. Sublimasi ini mempunyai jumlah yang tidak banyak tetapi di tahap ini berkontribusi terhadap jumlah uap air yang naik ke atmosfer.

Kondensasi

Kondensasi ialah proses perubahan uap air yang menjadi partikel es. Saat semua proses evaporasi, transpirasi, evapotranspirasi dan sublimasi sudah naik ke atas, uap tersebut berubah menjadi partikel es yang berukuran kecil dengan proses kondensasi.

Perubahan tersebut terjadi karena adanya asuhu yang sangat rendah di ketinggian tersebut.  Partikel tersebut akan saling mendekat sampai terbentuk sebuah awan. Semakin banyak jumlah partikel es maka akan semakin tebal awan hitam yang terbentuk.

Adveksi

Adveksi ialah proses perpindahan awan dari satu titik ke titik yang lainnya dalam horizontal. Setelah partikel es terbentuk menjadi awan, awan tersebut berpindah dari titik satu ke titik lainnya. proses ini dapat terjadi karena adanya perbedaan udara yang dapat mengakbatkan awan tersebut berpindah. Proses ini dpaat menyebarkan dan berpindah dari atmosfer yang berada di lautan menuju ke atmosfer daratan.

Presipitasi

Setekah proses Adveksi selesai selanjutya mengalami presipitasi. Presipitasi ialah proses mencaairnya awan hitam karena pengaruh suhu yang tinggi. Tahap inilah tahap yang menjadi turunnya hujan. Awan hitam yang terbentuk dari partikel es menjadi cair dan jatuh ke bumi dalam bentuk titik-titik air atau hujan. 

Tetapi jika suhunya terlalu rendah, proses presipitasi ini akan mengubah partikel-partikel es atau awan hitam tersebut berubah menjadi butiran-butiran salju. Hal ini dapat terjadi karena suhunya kurang dari 00 C. Hal ini dpaat di temukan di daerah yang beriklim sub tropis.

Run Off

Setalah proses presipitasi selesai selanjutnya proses Run Off. Run Off ialah proses pergerakan air dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendahyang terjadi di permukaan bumi. Proses ini menyebabkan air telah melewati siklus hidrologi akan kembali ke lapisan hidrosfer bumi.

Infiltrasi.

Air yang sudah jatuh ke bumi akan mengalami proses Run Off, tetapi tidak semuanya mengalami proses Run Off. Ada air yang bergerak menuju ke pori-pori tanah, menyerap ke dalam tanah dan terakumulasi menjadi air tanah.

Proses masuknya iar ke dalam pori-pori tanah inilah yang di sebut proses infiltrasi. Proses ini menjadi lambat untuk membawa air tanah menuju kembali ke laut.

Setelah proses tersebut selesai maka akan kembali siklus hidrologi baru kembali. Itulah tahapan-tahapan siklus hidrologi.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Siklus Air dan Tahapannya yang mencakup pengertian dan siklus air.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Siklus Air : Pengertian, Jenis, dan Fungsi-nya
Pengolahan Limbah Cair Industri : Tahapan & Sistem Pengolahan-nya Lengkap