Tsunami : Pengertian, Proses Terjadi-nya, Tanda-Tanda, dan Dampak-nya Lengkap

Posted on

Tsunami– Pada maeteri kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai pengertian, proses terjadinya, dampak, penyebab, dan tanda – tanda tsunami. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi Tumbuhan Langka di Papua.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Tsunami, kalian dapat simak materi berikut ini :

Sudah tidak asing lagi didengar mengenai kata tsunami. Sebelumnya kata ini sangat asing didengar, setalh kejadian tsunami aceh tersebut, kata tsunami semakin sering didengar.

Pada bencana di aceh tersebut berawal dari gempa bumi yang berkekuatan 9 skala richer yang dapat menimbulkan tsunami di pantai aceh tersebut.

Gelombang yan terjadi di pantai tersebut sangat tinggi hingga mencapai belasan meter, dan sampai meluluh lantahkan daerah aceh dan sekitarnya. Saat gempa terjadi bukan hanya daerah aceh yang terkena dampaknya, yaitu negra tetangga pun juga terkena dampaknya.

Masih banyak lagi penjelasan mengenai tsunami ini, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Pengertian Tsunami

Tsunami merupakan salah satu jenis dari bencana alam yang berkaitan dengan adanya gelombang lautan. Gelombang laut yang menerjang daratan ini yang dapat menyebabkan tsunami.

Nama tsunami berasal dari Bahasa jepang, yaitu Tsu yang berarti Pelabuhan, Nami yang berarti gelombang. Maka secara harfiah, tsunami berarti ombak besar di Pelabuhan.

Secara ilmiah, bencana tsunami yaitu perpindahan bdan air yang disebabkan karena adanya perubahan dipermukaan laut secara vertikal dan berlangsung secara tiba – tiba.

Gelombang tsunami merupakan suatu jenis gelombang yang dapat bergerak ke segala arah dan dapat mencapai ribuan kilometer. Daya kerusakan yang terjadi karena gelombang ini akan semakin kuat jika berada didaratan yang dekat dengan pusat gangguan.  

Saat dilaitan gelombang akan tsunami tidak akan terlalu tinggi, hanya 1 meter saja, namun kecepatannya dapat mencapai 500  – 1000 km/jam, kecapatan ini sama dengan kecepatan pesawat jet. Karena kecepatannya ini, jika ada kapal yang ada di lautan tidak akan terasa adanya kehadiran gelombang ini.

Saat gelombang ini hampir mencapai ekosistem pantai, maka kecepatannya akan semkain menurun hingga sekitar 35 – 50 km/jam, namun tingginya gelombang akan semakin tinggi dan mencapai 20 meter.

Proses Terjadinya Tsunami

Proses terjadinya tsunami ini berawal dari adanya gerakan vertikal di lempeng yang berupa patahan/sesar. Patan tersebut menyebabkan dasar laut naik dan turun secara tiba – tiba, dalam fase ini dinamakan gempa bumi.

Biasanya gempa bumi ini terjadi di daerah subduksi. Karena gempa bbumi terssebut keseimbangan air diatasnya terganggu dan menyebabkan saluran aliran energi laut. Pada energi ini merupakan gelombang yang bererak menuju pantai dan yang kita kenal dengan tsunami.

Bukan hanya gempa bumi yang menyebabkan terjadinya tsunami.

Walaupun hampir 90% terjadinya tsunami yang disebabkan karena gempa bumi dibawah laut, namun terdapat 10% disebabkan karena adanya letusan gunun berapi atau adanta meteor atau asetorid yang jatuh, dan menyebabkan terganggunga keseimbangan air laut.

Contohnya yaitu, adnaya tsunami yang terjadi karena letusan gunung Krakatau. Lokasi gunung juga menjadi faktor tersendiri. Saat gunung kraatau Meletus, gunung akan mengeluarkan berbaai material bumi. Material bumi ini yang berhamburan keluar kea rah pantai dan dapat menyebabkan tsunami.

Yang perlu diingat, yaitu tidak semua tsunami terjadi karena gempa bumi atau pergerakan lempeng. Hanya gempa bumi yang berkekuatan tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya tsunami, gempa dengan kekuatan < 6,5 SR tidak akan menyebabkan tsunami.

Lokasi terjaidnya gempa juga menjadi pertimbangan, gempa bumi yang berada ditengah laut dangkal 0 – 30 km dapat menyebabkan proses terjadinya tsunami akan lebih cepat sampai ke daratan.

Tanda – Tanda Terjadinya Tsunami

Kedatang suatu bencana alam biasnaya dapat diprediksi  kedapatangnnya. Bencana alam tsunami dapat di prediksi saat kita melihat beberapa tanda, yaitu :

  • Terjadi getaran yang asalnya dari dalam laut dengan kekuatan yang cukup besar

Getaran yang kuat ini berasal dari pusatnya yang didalm bumi. Getaran dengan kekuatan besar dan dapat menyebabkan gempa bumi di bawah laut, gunung Meletus dibawah laut, atau adanya longsoor yang terjadi dibawah laut.

Karena adanya getaran yang sangat besar ini dapat menyebakan terjadinya goncangan yang kuat dan dapat menyebakan dasar laut menumpahkan ke daratan yang disebut dengan gelombang tsunami.

  • Air laut surut mendadak

Setalah terjadinya getaran besar, kemudian akan terlihat bahwa ait laut akan surut secara tiba – tiba. Hal ini merupakan pertana jelas yang akan menybabkan terjadinya suatu tsunami. Air pad permukaan laut akan surut karena air akan masuk kedalam laut yang diakibatkan karena getaran tersebut.

  • Binatang – binatang berbondong-bondong akan menjauhi laut

Tanda yang lain yaitu adanya hewan atau binatang secara bersamaan akan menjauhi daerah pantai, baik burung atau binatang darat lainnya. Ini terjadi karen hewan memiliki sensor yang sangat kuat dari pada manusia, sehingga hewan akan terlebih dauhulu dapat merasakan jika akan terjadinya tsunami.

Dampak Bencana Tsunami

Seperti halnya bencana alam yang lain, tsunami juga dapat menyababkan banyak dampak yang merugikan, berikut dampk dari tsunami :

  • Terjadinya kerusakan dimana-mana

Kerusakan ini yang masud adalah erusakan fisik baik banguanan maupun non bangunan. Hal ini karena adanya gelombang yang besar yang menyapu suatu daerah daratan.

  • Lahan pertanian dan juga perikan rusak

Adanya gelombang tsunami juga akan menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian maupun perikanan, karena gelombang yang besar dapat menyapu bersih apa saja yang di daratan. Bukan sanya tanaman sawah, dan bangunan juga banya yang roboh.

  • Menghambat efiatan perekonomian

Tsunami yang terjadi ini juga akan mengacaukan seluruh kegiatan perekonomian yang ada pada suatu daerah tersebut. Kerusakan dan juga kehialangan akan melumpuhkan kegiatan perekonomian beberapa waktu.

  • Kerugian material

Kerugian material ini yaitu robohnya bangunan, dan rusaknya lahan pertanian maupun perikanan juga kehilangan harta dan benda.

  • Kerugian spiritual

Kerugian spiritual ini yaitu lebih merugikan ke jiwa, dari segi psikologi yang dapat menyebabkan trauma pada sesorang.

  • Menimbulkan bibit penyakit

Gelombang tsunami yang membawa benda-benda kotor, tanah, lumpur dan lain sebagainya. Yang menyebabkan lingkungan akan kotor dan dapat menimbulkan bibit penyakit.

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Tsunami.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Penyebab Tsunami Yang Sering Terjadi Beserta Penjelasannya
Pengertian Tsunami – Pengertian, Penyebab, dan cara Penanggulangannya