Proses Terbentuknya Tanah Berdasarkan Jenis-nya Lengkap

Posted on

Proses Terbentuknya Tanah – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai tentang Terbentuknya Tanah yang mencakup pengertian, proses terbentuknya tanah dan jenis jenis tanah. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas Proses Terjadinya El Nino.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Proses Terbentuknya Tanah, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Tanah

Tanah ialah bagian dari kerak bumi yang terdiri dari atas bahan organic dan mineral. Tanah adalah bagian vital yang mempunyai peran penting dalam kehidupan di bumi, karena tanah mempunyai peran untuk mendukung kehidupan tumbuhan dan menyediakan unsure hara dan air.

Proses Terbentuknya Tanah

Proses terbentuknya tanah sangat berkaitan dengan faktor pembentukan tanah. Faktor pembentukan tanah berpengaruh pada Janis tenah yang di hasilkan misalnya tanah gabut, tanah humus, tanah eluvial, tanah liat dan lain lain. Proses terbentuknya tanah terbagi menjadi 4 tahapan, tahapan tahapan itu ialah proses pelapukan batuan, proses tumbuh tumbuhan perintis, proses pelunakan struktur dan proses penyuburan.

Proses Pelapukan Batuan

Pelapukan ialah peristiwa hancurnya massa batuan, baik secara biologi atau secara fisik. Proses pelapukan ini membutuhkan waktu yang lama. Proses pelapukan di pengaruhi oleh cuaca, batuan yang mengalami proses pelapukan berubah menjadi tanah. Jenis proses pelapukan di bagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut :

1. Pelapukan Fisik

Pelapukan fisik ialah hancur dan lepasnya material batuan tanpa merubah struktur kimiawi dari batuan. Pelapukan kimia ini merubah batuan menjadi bagian lebih kecil. Pada pelapukan fisik ada beberapa faktor yaitu :

  • Perbedaan temperature, batuan akan mengalami proses pemuaian jika temperature panas serta mengalami pengecilan volume jika suhu dingin.
  • Erosi dapat berpengaruh pada pelapukan karena air yang membeku di antara batuan volumenya akan membesar dan terjadi membuat tekanan yang dapat merusak struktur batuan

2. Pelapukan Kimiawi

Pelapukan kimiawi merupakan proses pelapukan massa batuan di mana perubahan yang tersusun kimiawi akan mengalami pelapukan. Pada proses pelapukan kimia di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  • Hidrasi adalah proses pelapukan batuan yang terjadi di permukaan batuan
  • Hidrolisa ialah proses penguraian air atas unsure unsure yang telah berubah menjadi ion positif dan denatif.
  • Oksidasi adalah proses pengkaratan besi. Pada proses ini batuan mempunyai warna kecoklatan karena kandungan besi dalam batuan akan mengalami pengaran.
  • Karbonasi merupakan proses pelapukan batuan oleh gas karbondioksida. Gas ini terdapat pada air hujan saat menjadi uap air. Misalnya batuan kapur.
  • Hujan Asam di dapatkan dari kondensasi metana, sulfur dan klorida yang bersifat korosif.

3. Pelapukan Biologi

Pelapukan biologi merupakan pelapukan yang di sebabkan oleh makhluk hidup. Pelapukan ini terjadi secara terus menerus dan pelapukan penyempurna dari sifat sifat tanah yang akan terbentuk.

4. Proses Pelunakan Struktur

Batuan rempahan yang terbentuk dari suatu proses pelapukan mengalami pelunakan, air dan udara ialah dua buah komponen yang memegang peran penting. Airdan udara masuk ke sela sela remahan batuan untuk melunakkan strukturnya. Air dan udara akan mendorong calon makhluk hidup untuk tumbuh di permukaan. Contohnya adalah mikrobada lumut.

5. Proses Tumbuhnya Perintis

Tumbuhan yang lebih besar dari lumut, akar akar yang masuk di dalam batuan yang telah lunak akan membantu proses pemecahan batuan. Asam humus yang mengalir dari permukaan batuan akan membuat batuan yang terletak di dalam melapuk dengan sempurna.

6. Proses Penyuburan

Saat tanah yang terbentuk dapat mengalami proses pengayaan bahan bahan organic. Tanah yang pada awalnya hanya mengandung mineral yang berasal dari proses pelapukan akan bertambah subur dengan proses pelapukan organic ini. Pelapukanorganik berasal dari hewan atau tumbuhan yang mati pada permukaan tanah.

Setelah melewati tahapan di atas maka tanah sudah terbentuk secara sempurna.

Jenis-jenis tanah

Jenis jenis tanah yang berada di Indonesia ialah :

1. Tanah Aluvial

Tanah Aluvial atau tanah endapan ialah tanah yang terbentuk atas dasar material halus dari hasil endapan aliran sungai.

2. Tanah Andosol

Tanah Andosol atau tanah vulkanis adalah tanah yang berasal dari abu vulkanik yang sudah mengalami proses pelapukan.

3. Tanah Kapur

Tanah kapur adalah tanah yang terbentuk dari batu kampur yang sudah mengalami proses pelapukan

4. Tanah Regosol

Tanah regosol merupakan tanah yang mempunyai fisik yang kasar dan berasal dari material gunung berapi

5. Tanah Gambut

Tanah gambut ialah tanah yang terbentuk dari sisa sisa tumbuhan yang sudah mengalami pembusukan

6. Tanah Litosol

Tanah litosol adalah tanah yang berasal dari batuan keras yang telah mengalami pelapukan.

7. Tanah Latosol

Tanah Latosol ialah tanah yang mempunyai zat besi dan alumunium, tanah ini tanah yang sangat tua sehingga kesuburan tanah menjadi rendah

8. Tanah Grumusol

Tanah grumusol adalah tanah yang terbentuk dari material halus dan berlempung

9. Tanah Humus

Tanah humus ialah tanah yang terbentuk dari tumbuhan, tanah ini banyak mengandung unsur hara dan mineral yang subur.

10. Tanah Laterit

Tanah laterit ialah tanah yang berwarna merah bata yang mengandung zat besi dan aluminium.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Proses Terbentuknya Tanah yang mencakup pengertian, proses terbentuknya tanah dan jenis jenis tanah.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Penyebab Tanah Longsor Beserta Cara Pencegahan-nya
Jenis Pencemaran Tanah: Pengertian, Penyebab, dan Solusinya Lengkap
Lapisan Tanah : Pengertian beserta Penjelasannya Lengkap