Penyinaran Matahari : Pengertian, Tipe, Faktor, dan Manfaat-nya Lengkap

Posted on

Penyinaran Matahari – Pada maeteri kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai pengertian, tipe, faktor, dan manfaat penyinaran matahari. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi Tenaga Endogen.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Penyinaran Matahari, kalian dapat simak materi berikut ini :

Matahari adalah salah satu dari sumber daya alam yang sangat penting. Sinar matahari umumnya akan dapat dirasakan selama 12 jam, dan jika tidak tertutup oleh awan mendung. Adanya sinar matahari yang yang menyinari bumi memiliki banyak manfaat bagi kehidupan di bumi.

Sinar matahari adalah suatu unsur adanya kehidupan. Jika tidak ada sinar matahari, maka kita tidak aakn dapat hidup. Dapat dibayangkan hal ini jika tidak ada sinar matahari.

Bumi akan menjadi gelap dan juga akan memiliki suhu yang dingin. Suhu yang rendah akan menyebabkan suatu makhluk hiusp tidak akan dapat hidup, misalnya yaitu tanaman.

Jika tanaman tidak dapat hidup, maka hewan atau pun manusia juga tidak akan dapat bertahan hidup. Sinar matahari adalah pnunjang suatu kehidupan, selain itu juga adalah suatu penghangat suhu bumi.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya.

Pengertian Penyinaran Matahari

Penyinatran matahari adalh suatu aktivits dimana matahari yang memancarkan sinarnya ke bumi. Aktifitas matahari ini adalah suatu aktifitas alamiah, karena matahari sendiri adalah suatu bintang besar yang memiliki cahayanya sendiri. Sedangkan bumi adalah planet yang mengorbit kepada matahari.

Tipe – Tipe Penyinaran Matahari

Sinar matahari yang sampai kebumi, memiliki beberapa tipe penyinaran. Adanya perbedaan tipe penyinaran ini karena saat penyinaran matahari akan terlihat berbeda-beda jika dirasakan dari bumi. Berikut penjelasannya :

a. Penyinaran Secara Langsung

Penyinaran secara langsung pada matahari memiliki beberapa jenis, yaitu :

  • Absorpsi

Absorpsi adalah adanya penyerapan unsur khusus radiasi pada matahari, seperti sinar X, sinar gama, dan juga sinar ultraviolet yang diserap oleh oksigen, ozon, debu, hydrogen, dan juga nitrogen.

  • Refleksi

Refleksi adalah pemanasan  udara karena matahari, namun akan dipantulkan kembali oleh uap air, awan dan partikel lainnya yang ada pada atmosfer bumi.

  • Difusi

Difusi adalah proses penyebaran panas pada sinar matahari yang dilakakukan atmosfer. sinar gelombang yang pendek dan berwarna biru  adalah gelombang yang paling baik untuk dihamburkan oleh udara, maka pada saat siang hari udara aan tampak berwarna biru.

b. Penyinaran Secara Tidak Langsung

Penyinaran matahari secara tidka langsung ini merupaan penyinaran yang sudah melewati udara yang memiliki sifat diatermal. Yaitu berate udara tersebut dapat melewatkan panas matahari. Sifat diamateral tersebut terjadi hanya pada udara murni. Panas matahari yang sampai ke permukaan bumi akan dapat memanaskan udara dingin yang ada di sekitarnya. Ada beberapa jenis penyinaran secara tidak langsung, yaitu :

  • Konduksi

Dikatakan konduksi pada saat udara panas yang menjalar ke udara dingin yang ada di atasnya, sehingga untuk udara diatasnya akan ikut panas. Dalam hal konsuksi udara panas tidak dapat bergerak keatas, dan hanya dapat beringgungan pada udara dingin yang berada di atasnya.

  • Konveksi

Konveksi adalah suatu pemanasan  udara yang ada disekitar secara vertikal. Misal yaitu adanya kekuatan angin yang bergerak naik turun yang akan menyebabkan udara dingin yang ada diatas akan ikut panas. Perbedaanya dengan konduksi, jika konveksi udara yang panas akan ikut naik keatas.

  • Adveksi

Adveksi adalah suatu penyebaran panas yang berlangsung secara horizontal. Hal ini karena adanya udara yang pans akan bergerak secara horizontal maka udara dingin kan ikut menjadi panas.

  • Turbulensi

Turubulensi merupakan suatu penyebaran panas yang berlangsung secara berputar-putar.

Faktor Yang Mempengaruhi Penyinaran Matahari

Dari matahari akan mengeuarkan panasnya 100% lalu akan tersebar sebanyak 42% ke luar angkasa, kemudian 43% akan mengarah kebumi, dan 15% nya akan tersebar ke udara.

Dari jumlah sinar matahari yang sampai ke bumi akna dipantulkan kembali sebagian dan sebagian lagi akan terserap ke udara. jumlah panas yang terserap kebumi tergantung dari beberapa faktor, yaitu :

  1. Sudut datang sinar matahari. Jika semakin miring penyinaran =, maka akan semakin berkurang panasnya dan akan semakin banyak daerah yang akna mendapatan sinar matahari.

  2. Lama waktu penyinaran matahari. Jika semakin lama waktu penyinaran matahari, maka akan semakin tinggi temperature udara dibumi. Lama penyinaran ini dapat diukur dengan menggunakan alat Campbell Strokes.
    Lama waktu penyinaran matahari akan dinayatakan dengan persentase atau jam yang akan di tunukan pada Sunshine recorder. Garis dipeta yang mengubungkan suatu tempat yang menerima radiasi matahari  yang sama disebut dengan Isohel.

  3. Topografi. Jika smekain tinggi suatu tempat maka temperature akan semakin rendah, dan jika semkain rendah suatu tempat akan semakin tinggi juga temperature udaranya.

  4. Komposiis udara. udara yang mengandung uap air banyak dan H2O akan menyebabkan temparatur semakin panas.

  5. Morfologi permukaan bumi. Tanah yang berwarna putih dan licin (misal pada Kutub utara dan selatan) akan memantulkan panas, dan jika tanah berwarna hitam dan kasar, akan banyak menyerap panas.

  6. Sifat permukaan bumi. Daratan akan lebih cepat untuk menerima panas daripada lautan. Karen daratan akan menerima panas hanya pada permukaan saja dan akan langsung di pantulkan.
    Jika lautan panasnya akan di salurkan hingga pada kedalaman 200 m dibawah laut, maka pemantulan dari lautan akan semakin lama.

  7. Anin dan arus laut. Adanya angin dan juga arus laut yang datang dari daerah yang dingin maka akan mendinginkan temperature suatu daerah lautan yang dilaluinya.

Manfaat Penyinaran Matahari

Adanya penyinaran matahari memiliki berbagai manfaat bagi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi. Berikut adalah manfaatnya :

  1. Sebagai salah satu untuk melakukan fotosintesis pada tumbuhan.
  2. Sebagai penghangat suhu tubuh bagi manusia dan juga binatang.
  3. Sumber vitamin D alami.
  4. Dapat membantu pekerjaan manusia, sepeti petani, megeringkan ikan, dan sebagainya.
  5. Sumber mata pencaharian, contohnya yaitu petani garam.

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Penyinaran Matahari.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Gerhana Matahari Sebagian : Proses Terjadi dan Dampaknya Lengkap
Gerak Semu Matahari : Pengertian, Jenis dan Dampak-nya Lengkap
Lapisan – Lapisan Matahari : Pengertian, Lapisan-Lapisan Matahari, dan Zona Matahari Beserta Penjelasan Lengkap