Penyebab Tsunami Yang Sering Terjadi Beserta Penjelasannya

Posted on

Penyebab Tsunami – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Tsunami yang mencakup pengertian, penyebab tsunami, tanda-tanda tsunami, macam-macam tsunami. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Hutan Zenithal.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Penyebab Tsunami, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Tsunami

Tsunami adalah gelombang air yang besar di akibatkan oleh gangguan di dasar laut, seperti gempa bumi.

Gelombang tsunami dapat bergerak ke segala arah hingga mencapai jarak beribu-ribu kilometer, daya kerusakannya semakin kuat pada daratn yang dekat dengan pusat gangguan.

Gelombang tsunami pada lautan dalam tidak terlalu tinggi yaitu 1 meter tetapi kecepatannya 500 hingga 1000 kilometer per jam. Semakin mendekat ke permukaan darat maka tinggi gelombang semakin melonjak bisa mencapai 20 meter dengan kecepatan yang menurun dari 35 samapi 50 kilometer per jam. Gelombang tsunami skal besar dapat meluluh lantakkan apapun yang di depannya dan dapat menelan korban jiwa yang tidak sedikit.

Penyebab Tsunami

Penyebab terjadinya tsunami antara lain

1. Gempa Bumi di Bawah Laut

Pada zona pertemuan lempeng dunia, indonesia menjadi sangat berpotensi mengalami gempa yang berpusat di bawah laut. Tetapi tidak semua gempa menimbulkan tsunami.

Gempa yang bisa menghasilkan tsunami ialah pusat gempa yang kedalamannya 0 sampe 30 km di bawah permukaan laut, semakin dangkal pusat gempa maka semakin besar peluang untuk menghasilkan tsunami, lalu dengan kekuatan di atas 6.5 SK dapat menjadi pemicu tsunami karena dapat mempengaruhi gelombang laut.

2. Letusan Gunung Berapi di Laut

Letusan gunung berapi baik di bawah permukaan laut atau di atas permukaan laut dapat menyebabkan potensi tsunami yang besar. Semakin besar skla letusan gunung maka semakin besar pula gelombang tsunami yang di hasilkan.

3. Longsor Bawah Laut

Di dasar laut juga memiliki permukaan yang turun naik seperti daratan sehingga dapat terjadinya longsor di mana semakin besar volume longsoran maka akan semakin tinggi potensi terjadinya tsunami.

Faktor yang dapat membuat longsor bawah laut adalah gempa bumi tektonik dan letusan gunung bawah laut. Selain itu terjadinya tabrakan antar lempeng yang terjadi di dasar laut.

4. Hantaman Meteor

Walaupun belum pernah ada meteor yang jatuh ke samudera/ lauatan, tetapi berdasarkan simulasi pada komputer canggih, dampaknya merupakan paling besar jika di bandingkan dengan tsunami yang di sebabkan faktor lainnya.

Meteor yang sangat besar berdiameter lebih dari 1 km dapat mengakibatkan mega tsunami dengan ketinggian ratusan meter, yang berdampak dapat menyapu bersih daratan dan dapat menenggelamkan pulau-pulau kecil.

Tanda-tanda Tsunami

Tanda-tanda Tsunami sebagai berikut:

1. Di awali dengan gempa bumi

Gempa bumi yang besar di sekitar pantai dan laut dengan kekuatan minimal 6.5 SR baru dapat di kategorikan sebagai tanda awal.

2. Air laut yang tiba-tiba surut

Jika terjadi kejadian seperti ini maka segera lakukan evakuasi secepatnya untuk menjauhi pantai ke tempat yang lebih aman karena tidak lama setelah tanda ini muncul biasannya akan di susul dengan tsunami yang menghantam daratan.

Meskipun tidak semua surutan air laut menandakan tsunami. Air laut yang surut secara tiba-tiba di sebabkan oleh gempa bumi, longsor dan faktor lainnya yang menyebabkan air laut tertarik.

3. Tanda-tanda alam yang tidak biasa

Misalnya perilaku hewan yang aneh, angin dengan pergerakan yang tidak biasa, kelelawar yang aktif 30 menit sebelum tsunami tiba pada siang hari, burung-burung yang terbang bergelombolan dan lain-lain.

4. Terdengar suara gemuruh

Pada tahun 2004 lalu sebelum terjadinya tsunami masyarakat banyak yang mendengar suara bergemuruh dan ledakan-ledakan kecil dari kejauhan secar berulang-ulang.

5. Sistem peringatan dini bahaya tsunami

Sistem ini sudah banyak di tanam di permukaan laut dan di dasar laut, sistem ini biasanya menggunakan sensor, jika terdeteksi maka alat ini kan berbunyi untuk memperingati masyarakat  agar menyiapkan evakuasi secara cepat.

Macam-macam Tsunami

Macam-macam tsunami antara lain

1. Tsunami Lokal

Tsunami lokal adalah tsunami yang menyebabkan kerusakan dalam jarak yeng dekat dengan titik pusat gempa. Tsunami ini bejarak 100 km dari daratan dengan kecepatan 1 jam untuk sampai ke daratan.

2. Tsunami Regional

Tsunami regional mempunyai jarak 100-1.000 km dan kecepatan 1-3 jam untuk mencapai daratan.

3. Tsunami Jarak Jauh

Tsunami jarak jauh adalah tsunami yang berkekuatan sangat besar dan daya hancurnya besar. Tetapi jenis ini jaraknya cukup jauh dari daratan yaitu 1.000 km daan memerlukan waktu sekitar 3 jam untuk sampai ke daratan.

4. Tsunami meteorologi

Tsunami meteorologi di timbulkan oleh gangguan meteorologis atau atmosfer. Gelombang ini dapat di hasilkan oleh gelombang gravitasi atmosfer, lompatan tekanan, angin topan, badai dan lain-lain.

5. Microtsunami

Microtsunami ini memiliki kekuatan yang sangat kecil sehingga sulit untuk dapat terdeteksi secara visual.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Penyebab Tsunami yang mencakup pengertian, penyebab tsunami, tanda-tanda tsunami, macam-macam tsunami.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Pengertian Tsunami – Pengertian, Penyebab, dan cara Penanggulangannya
Gejala Alam yang Sulit di Prediksi: Faktor dan Jenis Bencana Alamnya
Proses Terjadinya Gempa : Jenis, Penyebab dan Dampak-nya Lengkap