Tanah Longsor : pengertian, jenis, penyebab dan cara penanggulangan-nya

Posted on

Pengertian Tanah Longsor – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Pengertian Tanah Longsor pengertian, jenis, penyebab dan cara penanggulangan tanah longsor. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Karakteristik Benua Afrika.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Pengertian Tanah Longsor, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian tanah longsor

Tanah longsor adalah suatu perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan.

Tanah, material camputan dan bahan rombakan yang bergerak ke bawah.Tanah yang longsor dapat terjadi karena adanya air yang meresap ke dalam tanah yang menambah bobot tanah. 

Jenis-jenis tanah longsor

Tanah longsor mempunyai jenis-jenis, jenis-jenis tersebut ialah sebagai barikut:

Longsor translasi

Longsor translasi adalah longsor yang terjadi karena adanya pergerakan massa tanah dan batuan pada bidang gelincir yang berbentuk rata atau bergelombang landai

Longsor rotasi

Longsor rotasi atau longsor translasi blok batu adalah jenis longsor yang terjadi karena perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir yang berbentuk rata.

Runtuhan batu

Pada jenis ini longsor yang terjadi pada jumlah yang besar batuan atau material bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas. Longsor ini dapat terjaadi di tempat yang lereng yang terjal sampai menggantung, daerah pantai. Dari runtuhan batu besar dapat berdampak pada kerusakan yang parah.

Rayapan tanah

Rayapan tanah longsor ini dapat terjadi karena bergerak lambar dan jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. Dampak dari longsor ini posisi tiang-tiang, pohon-pohon dan rumah menjadi iring ke bawah

Aliran bahan rombakan

Jenis longsor ini terjadi karena adanya massa tabah yang bergerak didorong oleh air dan terjadi di sepanjang lembah yang mencapai ratusan meter. Kecepatannya tergantung pada kemiringan lereng, volune air dan jenis materialnya.

Dari jenis-jenis longsor, berdasarkan jenis material longsor, tanah longsor dapat di kategorikan menjadi 5 yaitu sebagai berikut:

  • Slide
  • Fall

Pergerakan bongkahan batu yang jatuh dari lereng atau tebing yang curam dengan tiba-tiba.

  • Topples

Pergerakan batuan yang perputaranya ke depan di suatu titik sumbu lalu jatuh ke arah yang lebih rendah karena adanya oengaruh gravitasi bumi dan kandungan air

  • Flows
  • Lateral spreads

Perpindahan massa batuan atau tanah pada lereng yang landai atau relatif datar karena tanah yang jenuh dengan air yang mengakibatkan tanah berubah dari keadaan padat menjadi cair.

Penyebab terjadinya tanah longsor

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tanah longsor, yaitu sebagai berikut:

  • Erosi karena sungai atau gelombang laut yang menciptakan lereng curam. Erosi tanah adalah proses terkikisnya lapisan tanah yang di sebabkan oleh berbagai macam media seperti air, es dan cuaca yang dingin.
  • Curah hujan yang tinggi, tanah yang kering pada musim kemarau memiliki pori-pori atau rongga tanah, rongga-rongga tersebut membentuk retakan di tanah. Saat musim hujan air hujan memenuhi rongga dan menyebabkan pergeseran tanah.
  • Karena pergeseran tersebut dapat menyebabkan tanah menjadi longsor jika bergerser secara terus menerus. Atau karena hujan lebat yang memperlemah kekuatan lereng batuan.
  • Gempa bumi yang dapat mengakibatkan tekanan sehingga dapat berakibat longsor lereng yang lemah. Apabila getaran gempa terus terjadi di daerah tersebut akan mengalami longsor.
  • Dapat terjadi longsor apabila adanya aktivitas vulkanik, karena lava yang mencair dapat mengakibatkan banjir lahar yang mengalir cepat ke permukaan lereng. Dari derasnya banjir dapat memicu terjadinya banjir bandang dan longsor.
  • Dari penebangan pohon yang liar dan penambangan barang tambang yang berlebihan dapat mengakibatkan lereng yang tidak seimbang. Dari hutan yang gundul maka struktur lapisan tanah menjadi labil atau tidak seimbang karena tidak adanya akar yang biasanya menguatkan tanah. Saat curah hujan tinggi, tanah menjadi jenuh karena air hujan sebab tidak adanya akar yang menyerap air.
  • Berat yang berlebihan yang di tanggung oleh lereng. Beban yang di tanggung di lereng yang di bangun perumahan akan memberikan beban yang berlebihan pada tanah. Bukan hanya banguna, kendaraan berat yang melintas di jalan lereng gunung dapat menjadi beban untuk tanah. Contohnya di lereng gunung yang di bangun rumah.
  • Sampah yang menumpuk di sungai dapat mengakibatkan banjir. Tetapi pada saat sampah menumpuk di atas permukaan tanah lalu terkena tekanan hujan, dapat menimbulkan longsor.
  • Struktur batuan yang hancur, batuan sedimen dan batuan endapan mempunyai sifat yang mudah lapuk dan hancur menjadi tanah. Jika batuan tersebut berada di lereng akan menjadi sangat rawan longsor.
  • Material yang menimbun lembah, saat material yang digunakan untuk menimbun lembah tidak benar benar padat maka dapat mengakibatkan tanah mudah menjadi longsor jika terkena tekanan air hujan
  • Bendungan yang menyusut, dari penyusutan tersebut dapat menurukan permukaan tanah. Permukaan tanah yang terus turun akan memunculkan retakan dan dapat mengakibatkan longsor.

Cara penanggulangan tanah longsor

  • Membuat terasering
  • Tidak membuat kolam renang dan pesawahan di atas lereng dekat dengan pemukiman
  • Tidak melakukan penebangan liar yang berlebihan
  • Tidak membuat rumah di bawah tebing dan tepi sungai yang rawan erosi

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Pengertian Tanah Longsor yang mencakup pengertian, jenis, penyebab dan cara penanggulangan tanah longsor.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Tanah Humus : Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terbentuk-nya, dan Manfaat Lengkap
Tanah Gambut : Sejarah, Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Pembentukan-nya Lengkap