Pengertian Seismik lengkap beserta penjelasan-nya

Posted on

Pengertian Seismik – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Pengertian Seismik pengertian, teori, macam-macam dan penyebab seismik.  Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Tanah Pasir.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Pengertian Seismik, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Seismik

Seismik atau gempa bumi adalah suatu bencana alam atau peristiwa yang di tandai dengan berkuncangnya bumi secara tiba-tiba dengan waktu yang singkat.

Tetapi idak semua gempa bumi terjadi secara singkat ada yang membutuhkan waktu yang lama.

Seismik merupakan suatu getaran yang terjadi karena peristiwa tumpukan energi dalam bumi yang dapat menggetarkan lempengan samudera dan lempeng benua.

Gempa bumi dapat terjadi karena tekanan semakin meningkat di daerah batuan sampai ke pada tingkat tertentu yang dapat menimbulkan pergerakan yang mendadak. Dari pergerakan inilah yang menciptakan patahan batu pada saat batuan pecah saat berada di titik yang lemah atau pergerakan tersebut dapat menyebabkan batuan menjadi tergelincir di sepanjang patahan yang ada.

Saat peristiwa ini terjadi, sejumlah energi yang besar lalu melepaskan secara bersamaan saat melepaskan tekanan. Energi tersebut mengakibatkan batuan yang berada di sekitanya bergetar atau yang di sebut dengan gempa bumi.

Teori gempa bumi

Pada umumnya gempa bumi terjadi karena adanya tenaga dari dalam bumi yang dapat memberikan tekanan dari dalam hal ini yang dapat menyebabkan pergerakan mendadak. Tetapi gempa bumi mempunyai dua teori yang berbeda tentang gempa bumi yaitu sebagai berikut:

Teori Elastisitas

Teori elastisitas atau kekenyalan elastis merupakan teori yang menjelaskan tentang proses energi yang menyebar pada saat terjadi gempa bumi. Seorang ahli geofisika dari Amerika Harry Fielding Reid telah melalakukan penelitian tentang peristiwa gempa yang terjadi.

Harry menyatakan bahwa adanya guncangan gempa dapat di akibatkan oleh kekenyalan elastis dari energi dari batuan yang akan terdeformasi secara elastis. Akumulasi tegangan terjadi yang dapat menyebabkan terjadinya pelepasan energi dari batuan.

Teori sesar

Teori sesar merupakan rongga yang terdapat di kerak bumi yang berada di perbatasan dua lempeng tektonik. Dari teori sesar ini menyatakan gempa bumi dapat terjadi karena di pengaruhi oleh pergerakan batuan dan lempeng pada sesar bumi. Saat bantuan yang tertumpu jatuh ke bawah karena adanya batuan yang menumpuk di kedua sisi yang dapat bergerak saling menjauh, sesar ini dapat di sebut dengan sesar normal.

Jika batuan bertumpuk terangkat ke atas karena batuan penumpu di kedua sisinya bergerak saling mendorong, sesar ini dapat di sebut dengan sesar terbalik. Jika kedua batuan pada saat sesar bergerak saling berjatuhan dapat di sebut dengan sesar geseran-jurus. Peprbedaa dari sesar ini dapat di lihat dari gerakannya seperti sesar normal dan sesar terbalik kedua bergerak vertikal sedangkan sesar geseran-jurusan yang bergerak horizontal.

Macam-macam seismik

Gempa bumi mempunyai bermacam-macamyang di bedakan berdasarkan cara terjadinya atau tempat terjadinya gempa bumi di sekitarnya. Gempa bumi di bagi menjadi 3 macam yaitu sebagai berikut:

Gempa vulkanik

Gempa vulkanik ialah peristiwa gempa bumi yang dapat menyebabkan karena letusan gunung berapi. Ddengan letusan yang di iringi dengan gempa yang dapat menyebabkan getaran permukaan bumi, pergerakan dari makma yang keluar dari perut bumi saat gunung meletus.

Saat magma bergerak menuju permukaan gunung berapi atau bergerak ke atas yang langsung memecahkan bebatuan yang ada di dalam perut gunung berapi.gempa vulkanik ini dapat di sebabkan oleh adanya tekanan gas letusan yang sangat kuat dan terjadi perpindahan magma di dalam dapur magma.

Gempa runtuhan

Gempa runtuhan ialah gempa lokal yang dapat terjadi jika suatu gua yang di daerah topografi di sekitar runtuh. Gempa ini dapat terjadi karena tanah di daerah tersebut banyak mempunyai rongga di dalamnya.

Contohnya adalah daerah kapur yang mempunyai banyak sungai atau gua di bawah tanah yang tidak dapat menahan atap gua dan daerah pertambangan yang mempunyai banyak rongga di bawah tanajnya yang diguanakan untuk mengambil barang tambang.

Gempa tektonik

Gempa tektonik ialah gempa yang terjadi karena adanya pergeseran antara lempeng tektonik yang berada jauh dari bawah kulit permukaan bumi. Dari pergeseran tersebut dapat menyebabkan energi yang keluar menjadi lebih besar lalu terjadilah guncangan

Gempa ini biasa terjadi di daerah laut Samudera Hindia yaitu wilayah pertemuan entara El Nino dan La Nina yang dapat memberikan dampak di sekitarnya.

Penyebab terjadinya gempa

Gempa bumi dapat di sebabkan oleh beberapa hal, yaitu sebagai berikut:

Gempa bumi di sebabkan karena adanya pelepasan energi yang di hasilkan karena tekanan dari lempeng bergerak umi. Saat tekanan semakin lama meningkat dan mencapai keadaan yang tidak dapat di tahan oleh tepi pelat, saat ini lah gempa bumi terjadi.

Gempa bumi terjadi di perbatasan lempeng. Atau dapat terjadi dari pergerakan magma di gunung berapi.

Gempa bumi juga dapat terjadi karena sejumlah air yang menumpuk di belakang bendungan. Atau gempa bumi juga dapat terjadi oleh menyuntikkan cairan ke permukaan bumi. Selain itu gempa bumi juga dapat terjadi karena bahan peledak.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Pengertian Seismik yang mencakup pengertian, teori, macam-macam dan penyebab seismik

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
gempa vulkanik beserta penjelasan-nya lengkap
Proses Terjadinya Gempa : Jenis, Penyebab dan Dampak-nya Lengkap