Mengapa Air Laut Asin : Penyebab, Alasan, dan Faktor Beserta Penjelasan Lengkap

Posted on

Mengapa Air Laut Asin– Pada maeteri kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai penyebab, alasan, dan faktor mengapa air laut asin. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi Tsunami.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Mengapa Air Laut Asin, kalian dapat simak materi berikut ini :

Saat kita kepantai dan tidak sengaja menelan air laut, kita akan merasakan rasa asin pada air laut tersebut. Kenapa rasa air laut asin, dan berbeda dengan rasas air hujan yang tawar, sungai, maupun bongkasan es yang tidak asin. Pernah kita berfikir kenapa air aut ini asin, dan mengapa air laut bisa asin, apa yang menyebabkan air laut ini asin.

Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Penyebab Air Laut Asin

Air laut adalah air yang berasal dari laut atau Samudra. Air laut terasa asin karena air tersebut mengandung kadar garam rata – rata hingga 3.5% . Hal inilah yang membuat petani garam dapat menghasilkan garam untuk masakan dan garam jenis lain, yang dari laut dan dimanfaatkannya.

Umumnya msyarakat didunia memanfaatkannya menjadi makanan, dan bahan pelindung dari reptile contohnya adalah pelindung dari ular.

Jika setiap air laut mengandung sebanyak 3.5% air maka pada 2,5 liter (2500 ml) air laut tersebut terdapat garam hingga 60 gram (yang di maksul adalah aram utama dan tidak seluruhnya garam dapur/NaCL). Walaupun begitu kebanyakan air laut yang adi dunia memliliki kadar garam 3,5%.

Air laut adalah air yang berada ditempat atau suatu area yang besar dan luas. beberapa teori menjelaskan bahwa air laut berasal dari air hujan yan turun dan juga engalir ke sungau maupun muara.

Air laut akan terisi penuh dan juga Kembali akan terbentuk awan karena uapan dari matahari. Jika berbicara tentang hal tersebut maka ada dalam penjelasan siklus hujan.

Saat proses air hujan terjadi, air yang melalui sungi akan membawa garam mineral seperti alium, kalsium dan natrium beserta bahan mineral laiinya.

Garam mineral umumnya didapatkan dari berbagai tempat, dari batu – batuan, hingga kerak bumi yang dilalu air mengalir. Hingga akhirnya dilaut garam mineral tersebut akan tertinggal, sedangkan H2O akan menguap ke awan.

Alasan Air Laut Menjadi Asin

Garam mineral yang tertinggal tersebutlah yang menyebabkan air laut asin, hingga pada tingkat keasinan air laut berbeda disetiap dunia. Namun sudah pasti bahwa air laut tersebut asin karena memiliki salinitas yang cukup tinggi.

Selain alasan tersebut ada juga bebrapa alasan lain yang menyebabkan air laut ini menjadi asin. Contohnya yaitu Laut Mati yang ada di Israel yang memiliki suhu yang cukup panas, hingga adanya penguapan yang dilakukan lebih besar dan hl ini juga tingkat keasinan laut tersebut semakin tinggi.

Kadar garam air laut biasanya berada di tiitk 0, maka kadar laut mati sekitar 30% lebih tinggi. Sehingga menjadikan air laut semkain asin dan 9 kali salinitas lebih tinggi.

Sering terbentuk awan yang didapatkan dari laut mati tersebut dan bergeser atau berjalan ke negara lain dan mengalir ke negara tersebut. Mengingat jangkauan awan tersebut yang luas dan bergantung pada angin, maka beberapa negara disekitar juga terkena imbasnya dari laut mati tersebut dan salinitasnya akan naik.

Tanah dan Salinitasnya

 Rasa asin di laut juga dipengaruhi karena daratan, misalkan yaitu terjadi hujan di daratan dan air akan tersebut akan masuk tanah sedikit demi sedikit. saat tanah sudah penuh air tersebut akan sedikit demi sedikit keluar dengan melalui sungai dan berakhir ke laut.

Aliran air memang tidak sebesar air sungai maupun hujan, namun saat air mulai memasuki daratan dan mengalir ke laut. Darat yang mengadnung cukup banyak garam dan mineral juga dapat mempenaruhi rasa pada air laut.

Air laut memiliki kadar garam karena bumi dipenuhi dengan garam mineral, terutama pada bagian bebatuan dan juga tanah. Garam yang maskud garam yang bercampur dengan bahan yang lainnya yang terpendam, hingga tidak bisa secara langsung dilihat maupun dirasakan. Contohnya yaitu bahan natrium, kalsium, dan kalium, dll.

Saat air sungai yang membawa garam mengalir ke lautan, dan ombak laut akan memukul air pantai hingga menghasilkan benutkan seperti krustal atau batuan.

Dari hal tersebut ada benturan dan juga perbedaan pada suhu yang membuat beberapa bahan non-air enjadi bentuk kristal. Seiring berjalan waktu air laut akan menjadi asin juga karena mengandung banyak garam dan bisa dipanen , dan dimanfaatkan untuk mengolah makanan.

Faktor Air Laut Asin

Faktor lainya yang menyebabkan air laut asin, adalah aktivitas vulkansme bawha laut dan juga letusan gunung berapi yang ada di bawha air. Hal tersebut mirip dengan proses dimana air laut bereaksi dengan batu panas sehinga melarutkan bebrapa garam mineral. Bebrapa garam mineral tersebut bereaksi denan batu yang panas dan akan terpisah dari air.

Perlu diketahui, bahwa kadar garam di laut tahun ketahun memiliki kandungan garam yang sama, ha ini terjadi selama bertahun-tahun hingga miliaran tahun.

Hal tersebut terjadi karena kandungan garam saat ini berada pada posisi stabil. Meskipun dibutuhkan garam waktu yanlama hingga jutaan tahun untuk menyamakan kadar garam di laut.

Garam yang terlalrut yang dikirim dari sungai dan dari peroses penguapan akan menjadi sama jumlahnya pada setiap tahunnya. Hal ini karena disebabkan siklus hidrologi yan terus terjadi dan tidak berhenti.

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Mengapa Air Laut Asin.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Laut Terdalam di Dunia : Kedalaman dan Lokasi-nya Lengkap
Laut Ingresi dan Transgresi: Pengertian, Perbedaan dan Manfaat-nya Lengkap