Konsep Geografi Beserta Contoh dan Penjelasannya Lengkap

Posted on

Konsep Geografi – Pada materi kali ini Materigeografi.com akan membahas konsep geografi atau konsep esensial geografi, pengertian konsep geografi menurut para ahli serta contoh konsep geografi. Sebelum kalian belajar lebih jauh jauh mengenai ilmu geografi tentunya kali harus mengetahui dulu apa itu ilmu geografi, seperti apa konsep geografi itu agar lebih mudah kalian dalam mempelajarinya untuk tahap maupun materi selanjutanya

materigeografi.com

Sebelum membahas konsep geografi yang perlu kalian ketahui yaitu pengertian dari ilmu geografi serta ruang lingkup geografi yang telah kita bahas pada artikel sebelumnya. Seperti yang telah kita ketahui geografi adalah suatu ilmu yang mempelajari segala aktivitas manusia dan alam serta interaksi diantara keduanya serta meliputi studi masalah permukaan bumi, fauna dan flora, iklim serta kependudukan.

Konsep Geografi Adalah

Konsep geografi itu sendiri merupakan suatu gambaran dari objek ataupun rancangan serta prosese yang berkenaan dengan ilmu geografi dimana konsep geografi itu sendiri merupakan unsur pokok yang pentingdalam memahami fenomena alam dan sosial atau kejadian geografi. Beriku adalah penjelasan mengenai 10 konsep geografi

A. Lokasi

Konsep geografi yang pertama yaitu lokasi dimana pengertian Lokasi adalah suatu letak tempat atau wilayah dimana fenomena geografi dapat terjadi. Konsep lokasi ini  dibagi menjadi dua aspek yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif.

  • Lokasi Absolut
    Lokasi absolut yaitu suatu letak atau tempat yang dapat dilihat dari garis lintang dan garis bujur (garis astronomis). Lokasi absolut memiliki keadaan tetap serta tidak dapat berpindah letaknya karena memiliki pedoman pada garis astronomis bumi. Karena Pebedaan garis astronomis menyebabkan terjadinya perbedaan iklim (garis lintang) serta perbedaan waktu (garis bujur).
    Contoh dari Lokasi Absolut itu sendiri yakni dapat dilihat dari letak stronomis serta letak geografis indonesia yang berada pada 6 derajat lintang utara hingga 11 derajat lintang selatan hingga 95 derajat bujur timur hingga141 bujur timur 6°LU – 11°LS dan 95°BT – 141°BT.
  • Lokasi Relatif
    Lokasi berikutnya yakni Lokasi relatif dimana lokasi reltif itu sendiri memiliki pengertian yaitu letak atau tempat yang dapat dilihat dari daerah lain yang ada di sekitarnya. Dimana Lokasi relatif ini dapat berganti-ganti sesuai dengan objek yang ada di sekitarnya maksudnya yaitu Letak relatif ini dapat berubah-ubah sesuai dengan sudut pandang penggunanya karena lokasi relatif digambarkan melalu objek-objek yang dinamai oleh manusia contohnya nama benua, samudera, pulau, laut, dan sebagainya.
    Contoh dari lokasi relatif itu sendiri yakni : Secara geografis indonesia terletak di antara oleh 2 benua yakni Benua Australia dan Asia dan 2 samudera yakni Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

B. Jarak

Konsep yang selanjutnya yakni Jarak . Jarak adalah suatu ruang atau cela yang  dapat menghubungkan antara dua lokasi maupun dua objek yang dapat  dihitung melalui perhitungan panjang maupun satuan waktu.dimana Jarak memiliki peranan yang sangat  penting dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Konsep jarak ini sendiri  dibagi menjadi dua aspek yaitu jarak mutlak dan jarak relatif yang memiliki arti serta fungsinya masing-masing.

  • Jarak Mutlak
    Jarak mutlak yaitu suatu ruang atau cela diantara dua lokasi yang dapat  digambarkan maupun dijelaskan melalui suatu ukurang panjang dalam satuan ukuran meter mapun kilometer serta satuan lainnya, dimana  jarak mutlak itu sendiri  merupakan jarak yang tetap atau tidak dapat berubah maupun berpindah.
    Contoh dari jarak mutlak dapat kita ambil dari jarak tempuh  antara Lampung dan Padang ykni 500 KM
  • Jarak Relatif
    Jarak relatif adalah suatu ruang atau cela diantara dua lokasi yang dapat dinyatakan dalam lamanya perjalanan atau waktu dalam perjalanan.
    Contoh dari jarak relatif jika jarak lampung dan padang 500Km maka waktu tempuh perjalanan lampung ke padang yakni 24 jam.

C. Keterjangkauan

Keterjangkauan memiliki pengertian  yaitu suatu  jarak yang dapat dicapai dengan maksimum dari suatu  wilayah ke wilayah lain dimana keterjangkauan tidak hanya bergantung kepada jarak tetapi juga tergantung pada sarana penunjangnya .

Contoh konsep keterjangkauan yaitu:

“Kepadang dapat ditempuh menggunakan pesawat terbang maupunberkendara dengan mobil”.

D. Pola

Pola memiliki pengertian yakni suatu bentuk, struktur atau persebaran fenomena maupun kejadian di permukaan bumi baik gejala alam maupun gejala sosial.

Contoh konsep pola yaitu:

“Pemukiman di kota yang memiliki jumlah penduduk sangat tinggi memiliki letak yang sangat dekat serta berdempetan”.

E. Nilai Kegunaan

Nilai kegunaan yaitu suatu konsep yang berhubungan dengan nilai guna suatu wilayah yang dapat dikembangkan sehingga dapat menjadi potensi menunjang perkembangan suatu wilayah.

Contoh konsep nilai kegunaan yaitu:

“Kawasan kota bandar lampung khususnya natar memiliki mata air sumber air panas yang dapat dijadikan objek wisata pemandian air panas”.

F. Interaksi/Interpendensi

Interaksi atau Interpendensi adalah suatu konsep yang menunjukkan hubungan  serta  ketergantungan suatu daerah dengan daerah lain guna saling memenuhi kebutuhannya satu sama lain.

Contoh konsep Interaksi/interpendensi yakni :

“Petani Lampung memiliki hasil panen beras yang cukup tinggi yang selnjutnya beras tersebut dipasok atau dijual ke jakarta untuk memenuhi kebutuhan”.

G. Diferensi Areal

Diferensiasi areal yakni suatu  konsep yang membandingkan atara suatu wilayah dengan wilayah lain guna menunjukkan adanya perbedaan karakteristik atau sifat  antara satu wilayah dengan wilayah lain.

Contoh konsep Diferensiasi areal yaitu:

“Di dearah pedesaan yang memiliki sebagian besar luas wilayahnya sawah maupun tanah bermata pencaharian sebagai petani, sedangkan di pantai penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan”.

H. Morfologi

Morfologi adalah suatu konsep yang menjelaskan mengenai struktur-struktur bagian  luar dari batuan yang menyusun bentuk morfologi permukaan bumi  seperti lembah, dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan, pantai dan sebagainya.

Contoh konsep morfologi yaitu : 

“Perjalanan Padang  ke Kalimantan melewati daerah yang perbukitan yang bergelombang”.

I. Aglomerasi

Aglomerasi adalah terjadinya suatu fenomena yang mengelompok menjadi suatu bentuk atau struktur.

Contoh konsep aglomerasi yaitu:

“Pengelompokan pasar berdasarkan hari seperti ,pasar minggu, pasar rebo merupakan pengelompokan tempat berjualan berdasarkan hari”.

J. Keterkaitan Ruang

Konsep yang terakhir yang akan kita bahas yaitu konsep Keterkaitan ruang dimana konsep tersebut memiliki pengertian yakni suatu konsep yang menunjukkan tingkat keterkaitan antar wilayah dan mendorong terjadinya interaksi antara wilayah satu dengan wilayah lainnya.

Contoh konsep keterkaitan ruang yaitu :

“Erupsi gunung anak krakata menyebabkan udara di banten berdebu”.

Demikian artikel tentang 10 Konsep Geografi serta contohnya. Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca Materigeografi.com