Keanekaragaman Ekosistem Paling Lengkap

Posted on

Keanekaragaman Ekosistem – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Keanekaragaman Ekosistem pengertian, macam-macam ekosistem dan komponen ekosistem. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Cagar Alam Di Indonesia.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Keanekaragaman Ekosistem, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian

Keanekaragaman merupakan semua kumpulan benda yang bermacam-macam, baik warna, ukuran, tektur bentuk dan lain-lain.

Ekosistem ialah sebuah sistem yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Jadi dapat di simpulkan keanekaragaman Ekosistem ialah suatu bentuk interaksi antara sebuah makhluk hidup dengan lingkungan abiotik pada suatu tempat tertentu dalam jangka waktu yang tertentu.

Macam-macam Ekosistem

Ekosistem di bagi menjadi 2 yaitu ekosistem darat dan ekosistem air. Dan pada ekosistem air di bedakan menjadi ekosistem air tawar dan ekosistem air laut.

a. Ekosistem darat

Ekosistem darat adalah salah satu ekosistem yang lingkungannya berupa daratan. Pada dasarnya ekosistem darat ini berada dalam area yang luas yaitu sebagi bioma. Bioma tersebut ialah:

1. Bioma gurun

Pada bioma gurun terdapat pada daerah yang tropika yang berbatasan langsung dengan padang rumput. Suhu pada bioma gurun ini saat siang dapat mencapai 450 C sedangkan pada saat malam hari suhu dapat mencapai 00 C.  Tidak sembarang tumbuhan dan hewan yang dapat hidup di bioma gurun mengingat suhu yang selalu berubah-ubah secara ekstrim. Tumbuhan dan hewan yang hanya dapat hidup pada suhu tersebut ialah seperti kaktus, kadal dan kalajengking.

2. Bioma padang rumput

Bioma padang rumput dapat di temukan di daerah tropis ke daerah subtropis. Pada bioma padang rumput ini memiliki curah hujan sekitar 25-30 cm pertahun dan hujan yang tidak teratur. Hewan dan tumbuhan yang dapat hidup pada bioma padang rumput ini ialah seperti rumput-rumputan, tumbuhan herbs, zebra, kangguru dan bison.

3. Bioma hutan basah

Bioma hutan basah hanya berada di daerah yang tropis dan subtropis dengan curah hujan yang mencapai 200-225 cm pertahun. Pada Bioma hutan basah memiliki tumbuhan yang khas seperti rotan dan anggrek sedangkan hewan yang hidup di Bioma hutan basah adalah badak, kera, harimau dan babi hutan. Tumbuhan yang hidup di sini dapat hidup dengan mencapai ketinggian 20-40 m dan mempunyai daun yang lebat.

4. Bioma taiga

Bioma taiga ini dapat di temukan di bagian bumi belahan Utara dan di daerah pegunungan tropis. Bioma taiga ini memiliki ciri-ciri yaitu suhu pada musim dinginnya sangat rendah. Tumbuhan dan hewan yang dapat hidup di Bioma taiga ini adalah semak belukar, tumbuhan basah, mangoose dan beruang hitam.

5. Bioma tundra

Bioma tundra dapat di temukan di bagian utara dan kutub utara. Tumbuhan dan hewan yang dapat hidup di Bioma tundra adalah tumbuhan kayu pendek, rusa kutub muskox, tumbuhan biji semusim dan beruang kutub.

b. Ekosistem Air

Seperti yang telah di sebutkan di atas, Ekosistem air di bagi menjadi 2 jenis yaitu ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. Berikut penjelasannya:

1. Ekosistem Air Tawar

Pada ekosistem ini mempunyai ciri seperti intensitas cahaya kurang karena iklim dan cuaca dan suhu yang bervariasi. Pada ekosistem air ini terdiri dari tumbuhan biji, jenis-jenis ganggang dan hewan yang hidup di air tawar.

Ekosistem air terbagi lagi menjadi air tenang dan mengalir. Di katakan air tenang contohnya ialah danau dan air yang mengalir ialah seperti sungai.

2. Ekosistem Air Laut

Ekosistem ini terdiri dari laut, estuari, terumbu karang dan pantai.

Laut adalah tempat makhluk hidup air yang manjadi produsen di rantai makanan.

Estuari

Ekosistem estuari merupakan tempat bersatunya sungai dan laut. Ciri-ciri estuari ini terdapat lempengan lumpur yang luas.

Terumbu karang

Terumbu karang adalah tempat hewan sebagai sumber makanan bagi hewan laut.

Pantai

Pada ekosistem pantai ini di pengaruhi oleh pasang surut air laut. Letak ekosistem pantai ini antara perbatasan ekosistem darat dan ekosistem laut.

Komponen Ekosistem

Komponen penyusun ekosistem terdiri dari 2 macam, yaitu :

a. Komponen Biotik

Komponen biotik ialah suatu komponen yang terdiri dari semua makhluk hidup atau organisme baik mikroskopis dan makroskopis. Komponen biotik dapat di bedakan menjadi 4 berdasarkan cara memperoleh makanan yaitu:

  • Produsen
  • Konsumen
  • Dekomposer atau pengurai
  • Penghancur atau detritivor

Penjelasan dari komponen biotik telah di jelaskan pada postingan sebelumnya.

b. Komponen Abiotik

Komponen abiotik ialah suatu komponen yang terdiri dari benda mati. Komponen abiotik memiliki banyak ragam seperti berikut :

1. Suhu atau temperatur

Suhu atau temperatur  ini berpengaruh terhadap ekosistem, karena suhu adalah komponen yang di perlukan organisme agar tetap hidup.

2. Sinar matahari

Sinar matahari sangat di perlukan untuk semua makhluk hidup karena matahari menentukan suhu dan sebagai produsen untuk berfotosintesis.

3. Air

Air di gunakan sebagai air munim dan sarana organisme atau makhkuk hidup untuk bertahan hidup, seperti ikan.

4. Tanah

Tanah adalah tempat tinggal bagi makhluk organisme.

5. Angin

Angin berperan sebagai pengatur kelembapan dan penyebaran biji tumbuhan.

6. Garis lintang

Garis lintang yang berbeda akan menunjukkan kondisi lingkungan yang berbeda juga.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Keanekaragaman Ekosistem yang mencakup pengertian, macam-macam ekosistem dan komponen ekosistem.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Ekosistem Pantai: Pengertian, Ciri-ciri dan Komponen-nya Lengkap
Ekosistem Air Tawar: Pengertian, Ciri-ciri dan Sifat Air Tawar Lengkap
Komponen Ekosistem: Biotik, Abiotik, Alami dan Buatan Lengkap