Jenis Jenis Hujan Beserta Penjelasanya Lengkap

Posted on

Jenis-jenis Hujan – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas menganai hujan, mulai dari pengertian hujan, jenis jenis hujan, jenis hujan berdasarkan partikel air dan jenis hujan berdasarkan proses terjadinya. Kalian tentu sudah tau apa itu hujan kan ? Nah mari kita simak jenis-jenis hujan yang ada di bumi.

Pengertian Hujan

Hujan merupakan  suatu presipitasi dari langit yang turun ke bumi dengan wujud cair. Terdapat banyak sekali jenis jenis hujan yang ada di bumi ini yang terkadang belum kalian ketahui

Jenis Jenis Hujan

Beberapa jenis jenis hujan yang ada di muka bumi ini terbagi menjadi 2, yaitu jenis hujan yang terjadi bardasarkan partikel dan jenis hujan yang terjadi berdasarkan proses terjadinya. Penjelasan terkait 2 jenis hujan akan dijelaskan sebagai berikut :

Jenis Hujan Yang Terjadi Berdasarkan Partikel Air

Jenis hujan yang terjadi di muka bumi ini dikelompokkan berdasarkan proses terjadinya  diantaanya adalah :

Hujan Asam

Hujan asam adalah hujan yang memiliki tingkat keasaman yang tinggi pada air yang. Terdapat kandungan senyawa pada air hujan yaitu senyawa NO 3 atau H2S

Hujan Es

Hujan es adalah hujan yang menjatuhkan partikel zat cair yang turun ke bumi dengan bentuk yang sudah membeku, seperti es, hujan seperti ini sering disebut dengan hujan es. Akan tetapi hujan es saat ini sudah jarang sekali terjadi

Hujan Salju

Hujan salju adalah hujan yang menjatuhkan partikel zat cair yang berbentuk seperti Kristal-kristal kecil yang memiliki suhu sangat dingin, sehingga partikel tersebut membeku karena suhu tersebut dapat mencapai 0 derajat. Hujan salju sering terjadi di Negara-negara kutub.

Hujan Meteor

Hujan meteor adalah hujan yang biasanya terjadi ketika matahari telah terbenam, kemudian akan muncul perseid. Perseid adalah salah satu nama rasi bintang yang disebut dengan “Perseus”. Hujan meteor yang terjadi akan dapat memberikan keindangan bagi yang beruntung dapat melihatnya.

Namun banyak juga yang beranggapan jika hujan meteor berasal dari arah rasi bintang. Padahal sesungguhnya, hujan meteor adalah sebuah fenomena alam yang terjadi akibat perubahan cuaca di atmosfir.

Jenis Hujan Yang Terjadi Berdasarkan Proses Terjadinya

Jenis hujan yang terjadi di muka bumi ini dikelompokkan berdasarkan proses terjadinya  diantaanya adalah :

Hujan Buatan

Hujan buatan adalah hujan yang proses terjadinya terdapat campur tangan manusia, dengan memanipulasi keadaan atmosfir local suatu wilayah.

Jadi hujan buatan ini adalah hujan yang di buat oleh tangan manusia dengan memanfaatkan ice nucleation sehingga keadaan cuaca di wilayah tersebut akan menjadi mendung dan akan turun hujan.

Perbedaan hujan buatan dengan hujan alami yaitu hujan buatan curah hujannya lebih sedikit dibandingkan dengan curah hujan secara alami

Hujan Siklona

Hujan siklona adalah hujan yang dapat terjadi apabila suhu udara disekitar wilayah tersebut panas dan disertai dengan kondisi angina yang kencang dan berputar, maka akan menyebabkan terjadi hujan siklona.

Hujan siklona biasanya terjadi di daerah yang dilalui oleh garis katulistiwa. Hujan siklona sering terjadi didaerah yang dilalui oleh garis katulistiwa karena memiliki angin yang mempertemukan antara angin pasat timur laut dan angina pasat tenggara

Hujan Frontal

Hujan frontal adalah hujan yang dapat terjadi akibat adanya pertemuan antara massa udara panas dan massa udara dingin.

Saat bertemu, massa udara yang rendah dan massa udara yang dingin lebih berat dari pada massa tinggi dan massa udara yang panas, menyebabkan uap yang di bawa udara dingin jatuh dengan lebat di atas permukaan bumi. Biasanya perbedaan ke dua massa tersebut bertemu di bidang front, yakni salah satu tempat yang paling mudah terjadi kondensasi dan pembentukan awan. Itulah mengapa nama hujan ini adalah hujan frontal.

Hujan frontal serring terjadi didaerah yang terletak pada astronomis lintang sedang atau pertengahan lintang utara dan selatan.

Hujan Muson

Hujan muson adalah hujan yang factor utama terjadinya disebabkan oleh angina, yaitu angina muson. Angin muson terjadi karena adanya pergerakan semu tahunan matahari dengan garis balik utara dan garis balik selatan, sehingga menyebabkan terjadinya hujan.

Hujan akan turun dalam kurun waktu tertentu. Di Negara Indonesia juga sering terjadi angin muson. Angin muson yang terjadi di Indonesia yaitu pada bulan Oktober sampai dengan bulan April. Maka dari itu di Indonesia sangat sering terjadi hujan pada bulan tersebut.

Hujan Orografis

Hujan orografis adalah hujan yang akan terjadi ketika terdapat angin yang mengandung uap air, sehingga arah pergerakan angina bergerak horizontal.

Angin tersebut kemudian harus melewati pegunungan yang akan mengakibatkan suhu angin dingin dan akan menyebabkan proses kondensasi. Setelah melalui proses tersebut maka akan terjadi pembentukan dari titik-titik air akan mulai mengendap dan akan mengakibatkan hujan yang terjadi di lereng gunung yang menghadap kearah datangnya angin yang bergerak secara horizontal, angin yang berhembus akan mendaki pegunungan lalu menuruni lereng akan tetapi angin tidak membawa uap.

Dengan adanya massa air yang semakin tinggi, maka akan mengakiabtkan terjadinya hujan di pengunungan

Demikian artikel tentang jenis jenis hujan yang terbagi menjadi 2 kelompok. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi. Sampai jumpa di artikel selanjutnya para pembaca materigeografi.com

BACA JUGA :
Angin Muson : Pengertian, Jenis dan Prosesnya
Letak Astronomi Indonesia : Pengertian dan Pengaruhnya
Air Tanah : Pengertian, Jenis dan Manfaatnya