Intrusi Magma: Pengertian, Proses dan Manfaat-nya Lengkap

Posted on

Intrusi Magma – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Intrusi Magma yang mencakup pengertian, proses terjadinya magma dan manfaat intrusi magma. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Penyebab Gunung Meletus.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Intrusi Magma, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Magma

Magma adalah batuan cair yang berada di kamar magma di bawah permukaan bumi. Magma di bumi adalah larutan silika yang bersuhu tinggi yang kompleks dan asal semua jenis batuan beku.

Magma yang berada di dalam tekanan tinggi dan kadang keluar dari pembukaan gunung berapi dalam bentuk aliran lava atau letusan gunung berapi. Magma mempunyai suhu yang sangat panas mencapai 700-1.3000 C.

Dengan suhu yangbegitu tinggi yang membuat magma selalu berwujud cair dan dapat membeku jika mengalami penurunan suhu saat bergerak ke permukaan bumi. Magma yang beku dapat membentuk bentangan alam baru yang secara fisik dan kimiawi berbeda dengan sifat dasarnya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena proses intrusi magma.

Magma yang terletak di antara kerak bumi dan lapisan mantel bumi. Pada lapisan mantel bumi dan kerak bumi merka berbentuk padat. Perbedaan suhu, struktural dan tekanan antar kerak bumi dan mantel bumi membuat magma berbentuk dengan cara yang berbeda beda. Magma terbentuk dengan 3 cara yaitu peristiwa decompression melting, flux melting dan transfer of heat.

Dari letusan gunung berapi menghasilkan larutan gas yang tidak pernah sampai ke permukaan bumi. Magma yang terkumpul dalam kamar magma yang berbeda di bawah kerak bumi dan mengandung komposisi yang berlainan di lihat dari tempat magma di dapati.

Magma dapat bergerak ke segala arah sampai ke permukaan bumi. Magma yang bergerak ke saluran pipa di sebut diatrema. Dan magma yang keluar sampai ke permukaan bumi di sebut dengan ekstrusi magma.

Proses Terjadinya Intrusi Magma

Intrusi magma atau Plitonisme merupakan peristiwa naiknya magma dan menyusup di antara lapisan batuan tetapi tidak sampai keluar permukaan bumi. Hal ini terjadi karena tenaga yang di miliki magma tersebut sangat kecil.

Pergerakan yang terjadi karena intrusi magma kekuatannya bervariasi. Sejauh apapun pergerakannya tidak pernah sampai ke permukaan bumi. Pergerakan ini membuat perubahan topografi dan bentang alam di permukaan bumi. Intusi magma menghasilkan macam macam topografi, topografi tersebut ialah sebagai berikut :

1. Batolit

Batolit terbentuk di dalam dapur magma karena penurunan suhu di bawah gunung berapi. Peningkatan aktivitas gunung api dapat berpengaruh oleh dapur magma dan lempengan yang ada di dalamnya.

Batolit saat terjadi letusan gunung api sangat mempengaruhi tinggi rendahnya tekanan gunung. Semakin dalam batolit maka semakin tinggi tekanannya. Volume batolit dapat berpengaruh terhadap besar rendahnya letusan gunung berapi karena batolit adalah bagian terpenting dalam gunung berapi. Ukuran batolit mempunyai ukuran yang cukup besar dan tidak beraturan.

2. Lakolit

Lakolit merupakan magma yang menyusup di anatar lapisan batuan yang dapat menyebabkan lapisan batuan di atasnya terangkat sampai menyerupai lensa cembung tetapi bagian atasnya tetap rata.

Ukuran lakolit lebih kecil dari pada intusi magma lainnya.

3. Sill

Sill ialah magma tipis yang menyusup di celah batuan. Sill terbentuk di antara lapisan batu yang sudah ada sebelumnya.

Letak sill berdiri paralel kadang berada pada posisi vertikal atau keadaan horizontal.

Sill di bagi menjadi 3 macam yaitu :

  • Simple sill ialah sill yang di hasilkan dari satu proses intrusi magma
  • Multiple sill merupakan sill yang di hasilkan dari dua atau lebih intrusi magma
  • Composite sill adalah sill yang di dalamnya mengandun lebih dari satu jenis batu yang berada di antara lapisan batuan lainnya yang telah mengalami satu episode intrusi magma.

4. Diatrema

Diatrema merupakan batuan yang mengisi pipa letusan. Diatrema ini berbentuk silinder, mulai dari dapur magma hingga ke permukaan bumi.

Diatrema dapat terjadi setelah intrusi magma yang dapat menghasilkan ledakan yang bergas. Diatrema memiliki kandungan mineral yang bernilai ekonomis. Contohya medan bijih gaalena sullivan atau timah-seng-perak.

5. Intrusi korok

Intrusi korok merupakan hasil dari batuan intrusi magma yang dapat menembus litosfer dengan berbentuk pipih atau lempeng.

Intrusi korok dan sill emmiliki perbedaan yaitu batuan beku di antara dua lapisan, Intrusi korok posisinya memotong kedua lapisan tersebut.

6. Apolisa

Apolisa merupakan percabangan dari intrusi korok. Apolisa mempunyai ukuran lebih kecil dari intrusi korok.

Manfaat intrusi magma

Manfaat intrusi magma ialah :

  • Membawa banyak mineral seperti emas, tembaga, timah, perak dan lainnya.
  • Membuat sumber air panas alami
  • Daerah vulkanis sebagai daerah tangkap hujan
  • Dapat meningkatkan kesuburan tanah di sekitar wilayah lereng gunung berapi.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Intrusi Magma yang mencakup pengertian proses terjadinya magma dan manfaat intrusi magma.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Penyebab Gunung Meletus, ciri-ciri gunung akan meletus dan dampak negatif serta positif dari letusan gunung
Bentuk Interuksi Magma Secara Lengkap