Hujan Orografis – Pengertian, Karakteristik, Dampak dan Prosesnya

Posted on

Hujan Orografis – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai hujan yang sering terjadi di bumi yang mencakup pengertian hujan orografis, proses terjadinya hujan orografis, manfaat hujan orografis, karakteristik here hujan orografis dan dampak hujan orografis. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang jenis jenis batuan.

hujan orografis – materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang hujan orografis, kalian dapat simak materi berikut ini :

Pengertian Hujan

Hujan adalah jatuhnya tetes-tetesan air dalam bentuk cair atau padat ke permukaan bumi. Hujan akan terjadi ketika tetes air di awan untuk bergabung, menjadi berat dan jatuh ke bumi. Hujan yang terjadi didaerah kita tentunya sering kita rasakan, bahkan tidak cuman manusia saja yang merasakan terjadinya hujan, tumbuhan pun juga ikut merasakan dampak terjadinya hujan.

Hujan yang sering terjadi di bumi ini tentunya tidak hanya satu jenis saja, ada beberapa jenis jenis hujan yang mungkin tidak kita ketahui perbedaannya. Terdapat 6 jenis hujan yang sering terjadi di muka bumi ini, salah satunya yang akan kita bahas sekarang yaitu hujan orografis

Pengertian Hujan Orografis

Apa aitu hujan orografis ?

Apa perbedaan hujan orografis dengan hujan lainnya ?

Lantas bagaimana membedakan jenis hujan yang terjadi ?

Hujan orografis merupakan salah satu jenis hujan yang terjadi di wilayah pegunungan atau daerah dataran tinggi. Hujan orografis ini akan dapat terjadi karena peningkatan udara yang mengandung uap air keluar dari lembah menuju puncak karena dibawa oleh angin.

Naiknya udara atau awan yang mengandung uap air ke atas akan menyebabkan penurunan suhu di puncak gunung dan kemudian terkondensasi dan akhirnya menyebabkan hujan.

Mengapa hujan orografis terjadi di pengunungan ?

Hujan orografis terjadi di dataran tinggi atau pengunungan karena terjadinya hujan ini disebabkan oleh angin yang membawa udara yang mengandung uap air. Angin yang membawa udara kering dan biasanya disebut sebagai angin fohn.

Proses Hujan orografis

Proses terjadinya hujan orografis tentunya sama dengan hujan pada umumnya, namun yang membedakan yaitu hujan orografis ini melalui proses tertentu.

Proses terjadinya hujan orografis yaitu terjadinya curah hujan terjadinya yang melibatkan beberapa hal. Hal-hal yang berkaitan atau mempengaruhi hujan orografis tersebut yaitu udara yang mengandung uap air, angin fohn, daerah pegunungan.

Beberapa tahapan proses terjadinya hujan orografis adalah sebagai berikut :

  1. Di daerah pegunungan yang memiliki kandungan uap air.
  2. Adanya angin fohn di daerah sekitar pegunungan tersebut yang kemudian menyebabkan udara yang mengandung uap air bergerak ke pegunungan, lereng dan dataran yang lebih tinggi.
  3. Semakin banyak uap air yang dibawa oleh angin maka akan menjadi proses kondensasi. Hal tersebut karena udara di atas air semakin dingin sehingga uap lewat akan mengalami kondensasi atau pengembunan.
  4. Kondensasi atau proses pengembunan akan membentuk awan hitam sehingga terbentuk titik-titik air.
  5. Seteleh mengalami kejenuhan, titik-titik air yang berada di atas akan mengalami kejenuhan sehingga mengurangi kandungan air di dalamnya.
  6. Titik-titik air tersebut akan jatuh dan disebut dengan hujan orografis  

Manfaat Hujan Orografis

Setelah mengetahui apa itu hujan orografis, selanjutnya perlu diketahui beberapa manfaat yang dari terjadinya hujan orografis. Beberapa manfaat yang didapatkan dari terjadinya hujan orografis yaitu manfaat untuk pengunungan dan manfaat untuk makhluk hidup lain.

Secara khusus manfaat hujan orografis didaerah pegunungan adalah sebagai berikut :

a. Cadangan Air Meningkatkan

Manfaat hujan orografis di daerah pegunungan tentunya akan dapat meningkatkan cadangan air di pegunungan dan sekitarnya. Hal tersebut tentunya terjadi karena air hujan orografis akan meresap ke dalam tanah di sekitar pegunungan atau dataran tinggi yang terkena hujan orografis. Infiltrasi air yang masuk ke dalam tanah untuk membentuk air tanah dan dapat digunakan sebagai pasokan air cadangan.

b. Suhu Udara Di Pegunungan Menjadi Segar

Dengan sering terjadinya hujan orografis di daerah pengunungan atau dataran tinggi tentunya akan membuat suasana dataran tinggi dan pengunungan di sekitarnya akan menjadi segar dan sejuk, sehingga lingkungan pegunungan tersebut akan tetap segar dan membantu mengurasi proses terjadinya penguapan.

c. Tanaman Tumbuh Dengan Baik Atau Subur

Hujan orografis yang terjadi di daerah dataran tinggi juga akan memberikan menfaat bagi tumbuhan dan tanaman yang hidup disekitar pengunungan, sehingga tanaman yang ada tidak akan pernah merasa gersang dan kekeringan.

Karakteristik Hujan Orografis

Setelah membahas pengertian hujan orografis dan manfaatnya, selanjutnya perlu di ketahui juga karakteristik dari hujan orografis yang berbeda dari jenis hujan lain yang sering terjadi. Beberapa karakteristik hujan orografis adalah sebagai berikut :

  1. Karakteristik hujan orografis yang sangat mudah dipahami yaitu hujan orografis sangat sering terjadi di daerah pegunungan dan daerah dataran tinggi.
  2. Hujan orografis terbentuk dengan bantuan angin fohn
  3. Hujan orografis akan dapat terjadi karena udara yang mengandung uap air naik ke puncak gunung atau dataran tinggi.

Dampak Hujan Orografis

Beberapa dampak yang akan terjadi ketika hujan orografis dibagi dalam 2 aspek, yaitu dampak positif hujan orografis dan dampak negatif hujan orografis.

Dampak Positif Hujan Orografis

  • Hujan orografis akan dapat membantu para petani yang tinggal didataran tinggi untuk dapat membuat subur tanaman yang telah ditanam
  • Membuat suasana pegunungan dan dataran tinggi menjadi sejuk dan segar

Dampak Negatif Hujan Orografis

  • Hujan dapat mendatangkan banjir apabila terlalu deras dan terjadi dalam durasi yang lama
  • Hujan yang turun otomatis akan menghambat aktifitas manusia yang dilakukan di luar ruangan.
  • Hujan dapat menghambat proses pengeringan segala sesuatu yang membutuhkan bantuan sinar matahari
  • Hujan yang turun dengan deras dan disertai dengan angin akan mengganggu nelayan yang melaut
  • Merusak taman padi apabila hujan yang turun menyebabkan lahan pertanian tergenang air.

Demikian penjelasan materi mengenai Hujan Orografis yang mencakup pengertian hujan orografis, proses terjadinya hujan orografis, manfaat hujan orografis, karakteristik hujan orografis dan dampak hujan orografis.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com.

Baca Juga :
Jenis Jenis Hujan Beserta Penjelasanya Lengkap
Hujan Asam: Pengertian, Proses, Dampak dan Manfaatnya
Hutan Hujan Tropis – Pengertian, Karakteristik dan Manfaat