Ekosistem Darat : Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, Koponen dan Manfaat-nya

Posted on

Ekosistem Darat – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai pengertian, jenis, ciri, komponen, dan manfaat. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentan Laut China Selatan.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Ekosistem Darat, kalian dapat simak materi berikut ini :

Ekosistem merupakan adanya interaksi antar mahluk hidup dengan linkungannya, dan beserta komponen yang ada di dalamnya. Ada banyak jenis ekosistem yang dapat kita temui, bukan hanya darat saja namun juga di perairan terdapat ekosistem.

Maka ekosistem yang ada dibumi ini merupakan ekosistem darat dan juga ekosistem perairan, ekosistem perairan ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu : ekosistem air laut, ekosistem sungai, ekosistem danau, ekosistem rawa, dan ekosistem air payau.

Namun pada materi kali ini kita hanya membahas ekosistem darat, berikut penjelasannya.

Pengertian Ekosistem Darat

Ekosistem darat yaitu suatu ekosistem yang berhubungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya, yang ada didaratan. Maka ekosistem darat ialah suatu kehidupan pada makhluk hidup dengan lingkungannya yang ada di daratan.

Ekosistem darat ini berada di dalam suatu area yang sangat luas, atau biasa disebut dengan Bioma. Tipe bioma ini memiliki beberapa jenis, hal ini dipengaruhi oleh iklim, dan iklim tersebut biasanya dipengaruhi dengan geografis yang ada di dalam garis lintang.

Sebagain dari nama bioma yang ada yaitu disesuaikan dengan vegetasi ataupun tumbuhan yang dominan di suatu tempat tersebut. Karena bioma dipengaruhi iklim, maka ada tujuh bioma yang terdapat dibumi ini, yaitu bioma hujan tropis, bioma padang rumput, bioma savanna, bioma tundra, bioma gurun, bioma hutan gugur, dan bioma taiga.

Ciri – Ciri Ekosistem Darat

 Ekosistem darat memiliki beberapa ciri, yaitu :

a. Ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan.

Lingkungan fisik berupa daratan ini bukan berarti tidak ada perairan sama sekali, tetap ada perairan namun secara umum yang terlehitah adalh sebagian besarnya berupa daratan.

b. Memiliki tipe strutuk dengan vegetasi yang dominan dalam skala yang luas.

Dalam hal ini, bukan hanya berupa suatu wilayah daratan yang kecil atau sempit, namun meliputi wilayah daratan yang luas, sehingga ekosistem ini dapat disebut dengan Bioma.

c. Jenis tumbuhan maupun hewan beradaptasi pada lingkungan daratan.

Karena merupakan ekosistem darat maka tumbuhan dan juga hewan adalah berupa malkhluk hidup yang beradaptasi di daratan. Sehingga daratan adalah habitat asli dari tumbuhan atau hewan tersebut.

Sehingga dalam ekosistem darat ini memiliki beberapa jenis dan disetiap jenisnya memiliki karakteristik tersendiri atau setiap jenis ekosistem darat emiliki tumbuhan dan hewan khas nya tersendiri.

Jenis – Jenis Ekosistem Darat

A. Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis ini berada di dalam garis Khatulistiwa, contohnnya seperti, lebah amazon, amerika selatan, Indonesia, Malaysia, Thailand dan sungai kongo.

Ciri-ciri hutan hujan tropis :

  • Memiliki curuah hujan tinggi, 200 – 450 cm/tahun.
  • Sepanjang tahun terkena sinar matahri dengan suhu 20 – 30 derajat celcius.
  • Tanaman pohon tumbuh tinggi hingg 55 m, dan membentuk kanopi ataun tundung.
  • Memiliki beberap tumbuhan rambat, seperti rotan, anggrek, dan yang lainnya.
  • Kabanyakan hewan bertempat tinggal dekat dengan kanopi, karena merka dapat dengan mudah mendapatkan makanan, dan juga mereka sering berpindah tempat.

B. Padang Rumput

Padang rumput ini berada di iklim yang tropis sampai dengan iklim sedang, contohnya berada di Hongaris, Amerika Selatan, Austalia, dan Rusia Selatan. Jika di Indonesia padang rumput ini berada di Nusa Tenggara.

Hewan yang dapt hidup disini yaitu reptile, kanguru, burung, kijang, singa, cheetah, serigala, jaguar, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri padang rumput :

  • Berada di daerah tropis dan subtropics.
  • Curah hujan sekitar 25 – 50 cm/tahun.
  • Umumnya memiliki iklim yang panas.
  • Terdapat posorita dan drainase yang tidak teratur, yang menyebabkan tumbuhan sukar untuk mengambil air.

C. Savana atau Sabana

Savana ataupun sabana ini merupakan padang rumput namun diselinin danya beberapa potoh yang tumbuh. Sabana ini berada di tempat yang memiliki iklim tropis, contohnya Australia utara, nusa tenggara timur, Kenya (afrika), dan juga nusa tenggara barat.

Saban atau savanna ini juga memiliki beberap jenis yaitu : sabana murni (didalamnya hanya memiliki satu jenis pohon), dn Sabana campuran (didalamnya memiliki beberapa jenis pohon).

Ciri-ciri Savana atau sabana :

  • Berada di daerah tropis.
  • Memiliki curah hujan 90 – 150 cm/tahun.
  • Tumbuhan yang ada biasanya rumput, coryphautan, acacia, aucalyptuh.
  • Hewan yang hidup disini seperti gajah, macan tutul, rayap, kijang dan yang lainnya.

D. Tundra

Tundra merupakan suatu bioma yang paling dingin. Bioma tundra memiliki dua macam yaitu, Tundr arktik dan Tundra Alpin.

Tundra Arktik ini berada di daerah kutub utara, yaitu berada di, Siberia, Rusia, dan Kanada.

Tundra Alpin ini berada di daerah puncak pegunungan yang tinggi, contohnya seperti, Gunung Puncak Jaya Wijaya, Papua.

Vegetasi  yang ada pada tundra alpin ini didominasi dengan rumput alang-alang, lichen, perdu, dan lumut daun.

Ciri-ciri tundra :

  • Terdapat sedikit radiasi matahari.
  • Terdapat musim dingin yang panjang (9 bulan) dan suasana gelap.
  • Musim panas terjadi 3 bulan, saat ini vegetasi tumbuh.
  • Hewan yang hidup disini seperti, Muskoxem, dan reindeer/caribou.

E. Hutan Gugur

Hutan gugun ini berada di daerah yang mimiliki empat musim, yaitu, panas, dingin, semi, dan musim gugur. Berada di negara Amerika serikat bagian timur, Asia Timur, Chili, dan Eropa Barat.

Ciri-ciri hutan gugur :

  • Curah hujan yang merata 75 – 100 cm/tahun.
  • Memiliki empat musim, panas, dingin, semi, gugur.

F. Gurun

Gurun adalah padang pasir yang luas dan juga tandus, karena curah hujan yang turun sangan sedikit, contohnya gurun Gobi yang ada di Asia, dan gurun sahara di Afrika.

Ciri-ciri Gurun :

  • Memiliki curah hujan sangat rendah 25 cm/tahun.
  • Keadaan tanah tandus, dan tidak dapat menyerap air.
  • Penguapan atau evorasi sangan tinggi.
  • Kelambaban udara sangat rendah.
  • Suhu lingkungan disiang hari mencapai 60 derajat celcius, sedangkan jika malam hari 0 derajar celcius.

G. Taiga

Taiga ini berupa hutan boreal, berada di daerah subtropics dan kutub. Contoh nya berada di Alaska, Rusia, Amerika Utara, dan Semenanjung Skandinavia.

Bioma yang berada di tempat ini berada di pegunungan yang memiliki iklim dingin, tumbuhannya berdominasi memiliki daun seperti jarum atau konifer yang terlihat hijau disepanjang tahun.

Ciri-ciri Taiga :

  • Memiliki perbedaan suhu tinggi di musim dingin dan panas.
  • Perumbuhan tanaman terjadi saat musim panas dan hanya 3 – 6 bulan.
  • Memiliki tumbuhan pepohonan yang seragam.

Komponen Ekosistem Darat

Komponen dalam ekosistem darat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

a. Komponen Biotik

Komponen biotik ini yaitu beruoa makhluk hidup, seperti : bianatang, manusia, tumbuhan dn organisme lainnya.

b. Komponen Abiotik

Komponen abiotic ini yaitu sutau komponen yang tidka hidup, atau biasa disebut dengan benda mati. Meski tidak hidup komponen memiliki peran penting bagi komponen yang lain yang ada di ekosistem tersebut.

Seperti : Cahaya matahari, suhu, air, iklim , batu, tanah, dan lainnya.

Manfaat Ekosistem Darat

Berikut adalah beberapa manfaat dari adanya ekosistem darat, yaitu :

  • Menjadi tempat hidup habitat berbagai makhluk hidup.
  • Didaratan ini lah hewan dan tumbuhan dapat berkemban biak, dengan adanya siklus atau rantai makanan yang mereka miliki.
  • Mencerminkan adanya kehidupan didaratan.
  • Dapat dijadikan sarana edukasi.

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Ekosistem Darat.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Ekosistem Air Tawar: Pengertian, Ciri-ciri dan Sifat Air Tawar Lengkap
Ekosistem Sungai: Pengertian, Karakteristik, Manfaat dan Jenisnya Lengkap
Ekosistem Hutan : Pengertian, Komponen, Macam, dan Potensi Ekologi pada Ekosistem Hutan