Bentuk Intruksi Magma : Aktivitas, Manfaat dan Dampak-nya Lengkap

Posted on

Bentuk-bentuk Intrusi Magma – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Bentuk Intrusi Magma yang mencakup pengertian, aktivitas magma, bentuk intrusi magma, manfaat dari intrusi magma dan kerugian dari intrusi magma. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Fauna Indonesia bagian Timur.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Bentuk-bentuk Intrusi Magma, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Magma

Magma adalah batuan cair yang berada di kamar magma di bawah permukaan bumi. Magma di bumi adalah larutan silika yang bersuhu tinggi yang kompleks dan asal semua jenis batuan beku.

Magma yang berada di dalam tekanan tinggi dan kadang keluar dari pembukaan gunung berapi dalam bentuk aliran lava atau letusan gunung berapi.

Magma mempunyai suhu yang sangat panas mencapai 700-1.3000 C. Dengan suhu yangbegitu tinggi yang membuat magma selalu berwujud cair dan dapat membeku jika mengalami penurunan suhu saat bergerak ke permukaan bumi. Magma yang beku dapat membentuk bentangan alam baru yang secara fisik dan kimiawi berbeda dengan sifat dasarnya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena proses intrusi magma.

Aktivitas Magma

Beberapa macam aktivitas dari magma yang akan kita bahas adalah sebagai berikut :

a. Intrusi Magma

Intrusi magma adalah aktivitas yang di lakukan oleh magma yang berada di dalam perut bumi.

Intrusi magma adalah penyusupan magma yang masuk ke dalam lapisan lapisan litosfer tetapi tidak sampai ke permukaan bumi.

b. Ekstrusi Magma

Ekstrusi magma adalah prose keluarnya magma dari dalam perut bumi sampai di permukaan bumi.

Perbedaan antara intrusi magma dengan ekstrusi magma adalah jika intrusi tidak sampai ke permukaan bumi sedangkan ekstrusi magma dapat sampai ke permukaan bumi.

Bentuk Intruksi Magma

Intrusi magma mempunyai bentuk bentuk seperti berikut :

1. Batolit

Batolit terbentuk di dalam dapur magma karena penurunan suhu di bawah gunung berapi. Peningkatan aktivitas gunung api dapat berpengaruh oleh dapur magma dan lempengan yang ada di dalamnya. Batolit saat terjadi letusan gunung api sangat mempengaruhi tinggi rendahnya tekanan gunung. Semakin dalam batolit maka semakin tinggi tekanannya.

Volume batolit dapat mempengaruhi besar rendahnya letusan gunung berapi karena batolit adalah bagian terpenting dalam gunung berapi. Ukuran batolit mempunyai ukuran yang cukup besar dan tidak beraturan.

2. Lakolit

Lakolit merupakan magma yang menyusup di anatar lapisan batuan yang dapat menyebabkan lapisan batuan di atasnya terangkat sampai menyerupai lensa cembung tetapi bagian atasnya tetap rata. Ukuran lakolit lebih kecil dari pada intusi magma lainnya.

3. Sill

Sill ialah magma tipis yang menyusup di celah batuan. Sill terbentuk di antara lapisan batu yang sudah ada sebelumnya. Letak sill berdiri paralel kadang berada pada posisi vertikal atau keadaan horizontal.

Sill di bagi menjadi 3 macam yaitu :

  • Simple sill ialah sill yang di hasilkan dari satu proses intrusi magma
  • Multiple sill merupakan sill yang di hasilkan dari dua atau lebih intrusi magma
  • Composite sill adalah sill yang di dalamnya mengandun lebih dari satu jenis batu yang berada di antara lapisan batuan lainnya yang telah mengalami satu episode intrusi magma.

4. Diatrema

Diatrema merupakan batuan yang mengisi pipa letusan. Diatrema ini berbentuk silinder, mulai dari dapur magma hingga ke permukaan bumi. Diatrema dapat terjadi setelah intrusi magma yang dapat menghasilkan ledakan yang bergas. Diatrema memiliki kandungan mineral yang bernilai ekonomis. Contohya medan bijih gaalena sullivan atau timah-seng-perak.

5. Intrusi korok

Intrusi korok adalah batuan hasil dari intrusi magma yang menembus litosfer dengan bentuk pipih atau lempeng. Intrusi korok dan sill emmiliki perbedaan yaitu batuan beku di antara dua lapisan, Intrusi korok posisinya memotong kedua lapisan tersebut.

6. Apolisa

Apolisa merupakan percabangan dari intrusi korok. Apolisa mempunyai ukuran lebih kecil dari intrusi korok.

Manfaat intusi magma

Manfaat intusi magma adalah sebagai berikut :

  • Membawa banyak mineral seperti emas, tembaga, timah, perak dan lainnya.
  • Membuat sumber air panas alami
  • Daerah vulkanis sebagai daerah tangkap hujan
  • Dapat meningkatkan kesuburan tanah di sekitar wilayah lereng gunung berapi.

Kerugian Dari Intrusi Magma

Kerugian dari intrusi magma adalah :

  • Karena pergeseran pada lempeng dapat menyebabkan getaran dan terjadi retakan yang mengakibatkan kerusakan di sekitar.
  • Saat terjadi Plutonisme gunung berapi akan mengeluarkan gas yang beracun.
  • Awan panas yang di keluarkan dapat berdampak membahayakan ekosistem karena dapat merusak segala habitat di sekitarnya
  • Abu vulkanik dapat membahayakan pernapasan semua makhluk hidup dan dapat mengganggu berbagai fungsi contohnya mengganggu kegiatan penerbangan.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Bentuk-bentuk Intrusi Magma yang mencakup pengertian aktivitas magma, bentuk intrusi magma, manfaat dari intrusi magma dan kerugian dari intrusi magma.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Intrusi Magma: Proses dan manfaat-nya lengkap
13 Gunung Tertinggi Di Dunia : Ketinggian dan Pendaki Pertama
18 Gunung di Jawa Timur : Ketinggian dan Lokasi-nya