Batuan Marmer : Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Proses & Terbentuk-nya

Posted on

Batuan Marmer – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai pengertian, ciri-ciri, proses terbentuknya, jenis, dan manfaat batu marmer. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentan Zona Ekonomi Eksklusif.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan materi Batuan Marmer, kalian dapat simak materi berikut ini :

Bumi ini tersusun oleh banyak macam bahan penyusun. Salah satunya bahan penyusun planet bumi yaitu berbagai jenis batuan. Adanyak jenis batuan yang dapat kita temukan diplanet bumi ini, salah satunya yang akan kita bahas saat ini, yaitu Batuan Marmer.

Jenis-jenis batuan tersebut memiliki proses terbentuknya masing – masing. Dan batuan dibumi ini dikelompokan menjadi tiga macam, yakni batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.

Untuk lebih jelasnya mengenai batuan marmer, berikut penjelasannya.

Pengertian Batuan Marmer

Batu marmer ini termasuk kedalam kelompok batuan metamorf atau malihan, yang dimana proses tebentuknya menjadi batuan marmer ini karena adanya proses metemorfosis batu kapur atau gamping.

Batu marmer ini sering kita  lihat sebagai penhias rumah, baik digunakan untuk lantai, dinding, meja, bangku, dan yang lainnya.

Alasan kenapa batu marmer ini banyak digunakan untuk penghias rumah yaitu karena batu ini memiliki tampilan yang sangat indah.

Batuan marmer memiliki warna berbagai warna yang berkombinasi, corak dan pola tertentu. Sehingga batuan marmer ini mempunyai sifat tahan lama dan mudah unutk dipahat.

Ciri – Ciri Batuan Marmer

Sebagai salah satu dari jenis batuan alam, dan merupakan jenis batuan matamorf, batuan marmer ini memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya berbeda dengan jenis batun lain. Berikut adalah ciri-ciri batuan marmer :

  • Memiliki struktur batu yang sama.
  • Gugusan kristal yang ada di pada batuan marmer relatif sama dengan tekstur halus hingga agak kasar.
  • Umumnya batuan marmer ini tersusun atas mineral kalsit dan mineral minor lainnya, seperti , kuarsa, mika, klhorit dan jenis silikat lainnya seperti hematit, graphit, dan juga limorit.
  • Memiliki nilai komersil atau ekonomi yang bergantung dengan warna dan tekstur batuan marmer tersebut.
  • Teroengaruh oleh kekuatan regangan, porositas, dan kekuatan terhadap cuaca.

Jenis – Jenis Batuan Marmer

A. Jenis Ornamental Marble

Ornamental Marble

Jenis batuan ini sering digunakan sebagai pilar-pilar rumah. Batuan marmer ini identik dengan sejarah yaitu digunakan oleh para pemahat Yunani yang membangun bangunan berpilar dan banguan patung dewa Olympus.

Tekstur ornamental marble ini sedikit kasar dibandingkan dengan batu marmer yang lainnya, namun batuan ini lebih mudah untuk dipahat.

B. Jenis Architectural Marble

Architectural Marble

Architectural marble memiliki marwa dan tekstur yang bervasiasi dan memiliki sifat yang kokoh dan tahan lama. Batuan jenis ini sering digunakan untuk komponen asritektur sebuah bangunan.

Contohnya batuan ini dapat ditempatkan di arsitektur bagian luar dan dalam rumah.

C. Jenis Marmer Cipolin

Marmer Cipolin

Batuan marmer cipolin ini memiliki warna lebih gelap dan memiliki pola yang abstrak. Beberapa batuan ini dapat terlihat seperti sapuan ulir kuas pada kanvas dan sisanya seperti lapisan kue.

Biasanya batuan marmer cipolin ini diunakan pada komponan dekorasi rumah, seperti alas meja, ataupun countertop dapur.

D. Jenis Marmer Onyx

Marmer Onyx

Batuan ini terbentuk dari zat organik dan kalsit, batuan jenis ini memiliki tampilan yang lebih transparan dan juga mulus.

Permukaanya halus dan memiliki pola marbling di batuannya yang terukir indah seperti kayu. Karena memiliki tampilan yang terkesan mahal, maka batuan onyx ini sering digunakan di bangunan mewah ddibanding dengan hunian yang minimalis.

E. Jenis Statuary Marble

Statuary Marble

Batuan statuary marble ini adalah salah satu dari batuan alam yang paling sering digunakan oleh kebanyakan orang. Memiliki warna putih dan tekstur yang halus mengkilap banyak digemari oleh desain interior.

Batuan ini paling sering digunakan untuk lantai rumah.

F. Jenis Breccia Marble

Breccia Marble

Tekstur permukaan pada batuan ini  kasar dan memiliki corak dan pola yang indah. Breccia marble dapat mudah di blend in  dengan semua tema  desain rumah, memiliki tampilan yang elegan, dan dan tahan lama.

G. Jenis Marmer Limestone

Batuan satu ini banyak diincar oleh banyak orang untuk digunakan membangun rumah, karena memiliki karakteristik yang unggul.

Karena memiliki warna dan corak yang indah, batu limestone ini juga dikenal memiliki sifat yang mudah untuk dibersihkan, tidak licin saat terkena air, dan anti lumut.

Hal tersebutlah yang memikat banyak orang untuk menggunakn batu limestone ini.

H. Jenis Shell Marble

Shell Marble

Batuan shell barble ini terbentuk dari fosil yang terkubur dalam bumi dengan waktu yang cukup lama, sehingga memiliki tampilan seperti lukisan abstrak.

Batuan ini kebanyakan digunakan oleh interior rumah untuk sebagai titik utama dalam sebuah ruangan, karena memiliki fungsi yang lebih ditunjukan untuk hiasan rumah. Material batuan ini kuat dan dapat menopang 7 kali berat asli marmer.

I. Jenis Marmer Budidaya

Marmer Budidaya

Batuan ini biasanya diidentifiksikan karena memiliki permukaan yang kasar dan polos tidak seperti kebanyakan batuan marmer lain yang memiliki corak. Batuan ini terbentuk dari cmpuran semen.

Batuan ini cocok digunakan untuk perkarangan rumah, hias batu kolam atau jalan setapak.

J. Jenis Ruin Marble

Ruin Marble

Batuan ruin marble memiliki permukaan yang sangat halus karena terdapat kristal-kristal yang mengendap saar proses pengendapannya. Dominasi warn batuan ini yaitu coklat dan krem mati.

Memiliki pola robek-robek yang membuatnya astistik dan dapat digunakan untuk material utama dalam sebuah dekorasi rumah.

K. Jenis Marmer Hijau

Marmer Hijau

Batuan marmer ini dibuat leh manusi dan terbentuk dari proses metamorfosa. Batuan ini memiliki warna hijau dan terdapat motif ulir seperti statuary marble.

Batuan ini dapat digunakan sebagai alas meja, material dasar hiasan rumah, dan juga untuk komoponen pembangunan eksterior.

L. Jenis Breksi

Batuan ini terbentuk karena adanya bekas longsoran rumahan.

M. Jenis Cipolin Marble

Batuan jeni ini memiliki banyak kandungan mika dan talk.

N. Jenis Carrara Marble

Batuan carrara marble memiliki warna putih murni. Batuan ini sering digunakan bangsa Yunani dan juga Romawi untuk dijadikan dasar pembuatan patung dan air mancur.

Proses Terbentuknya

Batuan marmer yaitu hasil dari metamorfosa dari batuan kaput atau gamping. Batu kapur yang mengalami rekristalisasi yang lama-kelaman akan merubahnya menjadi batu mrmer. Berikut adalah prosesnya :

1. Batuan kapur yang mengalami rekristalisasi (kristalisasi kembali)

Batuan marmer banyak disebut dengan batu pualam yang merupakan hasil dari metamorphosis batu kapur atau gamping. Metamorphosis ini berawal dari terjadinya proses rekristalisasi batuan kapur.

Terjadinya proses rekristalisasi ini dikarenakan adanya pengaruh temperature dan tekanan yang dihasilkan dari gaya endogen. Sehingga proses rekristalisasi ini membentuk berbagai foliasi maupun non foliasi.

2. Hilangnya struktur asal batuan

Proses rekristalisasi pada batuan kapur mengakibatkan hilangnya struktur asal batuan tersebut, sehingga terbentuk menjadi testur yang baru dan keteraturan butir.

Tekstur baru dan keteratuan tersebut disebut dengan batu pualam. Proses geologi ini mebutuhkan waktu hingga 30 0 60 juta tahun yang lalu.

Manfaat Batuan Marmer

Berikut adalam manfaat batuan marmer :

  • Sebagai penghias rumah
  • Sebagai alat terapi atau penyebuh penyakit tertentu.
  • Sumber kalsium tambahan untuk hewan ternak.
  • Penetral asam
  • Dapat diunakan sebagai pewarna putih kapur sirih.
  • Sebagai pupuk.
  • Sebagai bahan dasar pembersih rumah.
  • Sebagai bahan untuk membuat batu nisan.
  • Sebagai bahan daasar pembuatan furniture.

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Batuan Marmer.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Batuan Metamorf : Pengertian, Struktur, Tekstur, Ciri-Ciri dan Proses Terbentuk-nya Lengkap
Batuan Breksi: Pengertian, Kandungan, Jenis dan Manfaat-nya Lengkap
Proses Terjdinya Siklus Batuan : Pengertian, Proses Batuan, dan Siklus Batuan Beku, Listosfer, dan Metamorf Penjelasan Secara Lengkap