Batuan Gabro : Pengertian, Ciri-Ciri, Proses Terbentuk-nya, Manfaat, Petrologi, dan Etimologi

Posted on

Batu Gabro – Pada maeteri kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai pengertian, ciri – ciri, peroses terbentuknya,  kegunaan, petrologi, dan etimologi batuan gabro. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi Pembagian Musim di Indonesia.

Materigeografi.com

Untuk lebih jelas pembahasan Batu Gabro, kalian dapat seimak materi berikut ini :

Bebatuan memiliki beberapa jenis, yaitu salah satunya batuan beku, dalam batuan beku ini juga terdapat beberapa jenis bebatuan lagi, ataranya yaitu, batuan apung, batuan obsidian, batuan granit, batuan gabro, dan lain sebagainya. Dari beberapa jenis bebatuan tersebut memiliki ciri tersendiri, dan pembedanya bisa dilihat dari proses terbentuknya sebuah batuan.

Kali ini kita akan membahas salah satu dari jenis bebetuan beku tersebut, yaitu batuan gabro.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasanya lebih lengkapnya.

Batu Gabro

Batu gabro ini sekelompok dengan batuan beku dan gelap. Pada umumnya tekturnya kasar, mafik, dan juga intrusif, secara kimia seperti basal.

Batuan gabro terbentuk pada saat magma cair terperangkap dibawah permukaan bumi dan perlahan akan mendingin dan menjadikannya massa holokristalin.

Batuan gabro memiliki warna yang gelap, hal ini dikarenakan penyusun utamanya yaitu mineral, jenis mineral yang membentuknya yaitu mineral plagioklas dan pirauksen.

Ada banyak kerak samudra yang ada di bumi terbuat dari batuan gabro, yang juga terbentuk di punggung tengah Samudra. Batuan gabro ini juga ditemukan sebagai pluton yang berasosiasi dengan vulkanisme benua.

Ciri – Ciri Batuan Gabro

Ciri – ciri batuan gabro dibawah ini juga merupakan komposisi batuan gabro :

  • Memiliki warba yng elap, huta atau hijau tua.
  • Memiliki tekstur yang kasar, karena adanya kristal yang terbentuk berukuran besar.
  • Ditemukan pada kerak Samudra.
  • Batuan gabro terdiri dari mineral.
  • Kaya dengan kalsium plagioklas feldspar dan klinoprioksen atau augit.
  • Mengandung sedikit olivine dan ortopiroksen.
  • Mengandung sedikit kuarsa.
  • Jika dilihat sekilah batuan gabro mirip denan batuan basalt (karena batuan gabro memiliki komposisi yang sama dengan batuan basalt).

Proses Terbentuknya Batuan Gabro

Terbentuknya suatu batuan memiliki perbedaan, khususnya yaitu dari mineral pembentuknya. Untuk batuan gabro terbentuk karena adanyaproses pendingan lava atau magma yang keluar dari perut bumi.

Ada banyak yang mengira bahwa batuan basalt lah berada di kerak Samudra dengan melimpah, namun sebenarnya adalah batuan gabro yang lebih banyak dari batuan basalt.

Hal tersebut dikarenakan adanya pendinginan lava di permukaan kerak Samudra lebih cepat dan mineral yang  terbentuk memiliki ukuran yang kecil. 

Sementara di bawahnya, mineral lebih cepat berkembang karena adanya proses pendingan magma yang lambat, hal ini lah yang membentuk batuan gabro. Karena mengamalmi pendinginan magma yang lambat tersebut maka akan memberi kesempatan untuk mineral untuk berkembang.

Manfaat Batuan Gabro

Hampir semua jenis batuan yang ada dibumi dapat di manfaatkan, khusunya oleh manusia. Demikan dengan jenis batuan gabro yang juga memiliki manfaat untuk manusia dalam kehidupan sehari – hari. Berikut adanya beberapa manfaat dari batuan gabro :

  • Untuk dijadikan ubin lantai.
  • Untuk dijadikan batu nisan.
  • Sebagai facing stone.
  • Untuk base mineral constructon yang memiliki peran penting dalam bidang konstruksi.
  • Batuan gabro yan Sudha dihancurkan dapat digunakan untuk pembangunan jalan, kareta api, dan juga sebagai landasan konstruksi bangunan.

Etimologi Batuan Gabro

Nama gabro mulai di gunakna pad atahun 1760-an, yang dijadikan untuk satu set jenis batuan yang ditemukan di ofiolit pada pegunungan Apennini, Italia.

Kemudian tahun 1809, ahli geologi jerman yang bernama Christian Leopold van Buch menggunakan istilah yang lebih ketat didalam deskripsi menenai batuan ofiolotik di italia ini.

Lalu, Christian Leopold van Buch lalu memeberikan nama “gabro” untuk batuan yang saat ini ahli geologi modern menyebutnya dengan “metagabbro” atau gabro yang bermetamorfosa.

Van buch memberikan nama tersebut “gabro” didasarkan dari nama desa yang bernama Gabbro yang berada di wilayah Rosignano Martittimo, Toskana.

Petrologi Batuan Gabro

 Sifat batuan gabro ini adat, memiliki warna yang gelap, hijau tua atau hitam. Hal tersebut dikarenakan mengandung piroksen, plagioklas dan juga sedikit pengandung amfibol dan olivine.

Pada Kkandungan piroksen kebanyakan merupakan klinopiroksen atau augit, dan sejumlah kecil ortopiroksen. Jika jumlah kandungan ortopiroksen lebih besar atau lebih dari 95% dan total kandungan piroksenya  5% atau kurang, maka batuan tersebut disebut dengan norit.

Pada sisi lain batuan gabro memiliki lebih dari 95% kandungan piroksen dalam bentuk monoklinik klinopiroksen. Jika batuan gabro seimbang kandungannya, antara ortopiroksen dan klinipiroksen akan disebut dengan batuan gabro-norit.

Adanya kandungan plagiuklas feldspar yang kaya akan kalsium dan piroksen pada batuan gabro bervariasi antara  10% – 90%. Jika ada 90% plagioklas maka, pada batuan tersebut merupakan anortosit. Pada sisi lain jika mengandung 90% pirolsen batuan tersebut merupakan piroksenit.

Batuan gabro mengandung sedikit olivine maka disebut juga dengan gabro olivin (jika jumlah olivin besar dari kandungan amfibol, dan biotit. Dan batuan gabro yang mengandung lebih besar kuarsa akan disebut dengan Gabro Kuarsa atau mozogabro.

Batan gabro pada umumnya memiliki butiran kasar, dengan kristal yang memiliki ukuran 1 mm atau lebih. Batuan yang memiliki kristal lebih halus dsebut dengan diabas ( atau dikenal dengan doelerit atau mikrogabro).

Demikian penjelasan materi membahas membahas mengenai Batu Gabro.

Semoga artikel ini dapat bermafaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga :
Batuan Marmer : Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Proses & Terbentuk-nya
Batuan Metamorf : Pengertian, Struktur, Tekstur, Ciri-Ciri dan Proses Terbentuk-nya Lengkap
Batuan Breksi: Pengertian, Kandungan, Jenis dan Manfaat-nya Lengkap
Batuan Apung : Pengertian, Jenis, Ciri dan Proses