Angin Pasat beserta penjelasan-nya

Posted on

Angin Pasat – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Angin Pasat pengertian, jenis-jenis angin, terjadinya angin pasat, ciri-ciri dan dampaknya . Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Terumbu Karang.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Angin Pasat, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian udara

Udara adalah elemen yang penting untuk makhluk hidup, tanpa udara makhluk hidup tidak bisa bernapas, udara mempunyai sifat menempati ruang dan mempunyai massa, tetapi udara tidak dapat di lihat karena udara tidak berbentuk dan tidak berwarna, udara hanya bisa di rasakan.

Jenis-jenis angin

Udara dapat di rasakan dengan bernafas dan pada saat angin bergerak, bergerak yang di maksud adalah angin. Angin mempunyai dampak positif dan negatif. Angin dapat di manfaatkan untuk pembangkit listrik, mengeringkan pakaian, membantu menyerbukkan bunga dll.

Dampak negatif dari angin adalah dapat menimbulkan bencana. Anginyang kencang dapat merusak berbagai macam benda yang ad di sekitarnya. Karena hal itu angin di bgi menjadi beberapa jenis yaitu antara lain:

Angin tetap

Angin tetap adalah angin yang memiliki arah yang berhembus yang tetap sepanjang tahun. Aing tetap adalah angin yang bersifat tidak berganti-ganti arah. Angi pasat sendiri di bagi menjadi 2 macam yaitu angin antipasat dan angin pasat.

Angin antipasat adalah angin yang berhembus dari daerah beriklim tropis atau equator menuju ke daerah iklim subtropis. Sedangkan angin pasat ialah angin yang bertiup dari daerah yang beriklim subtropis ke daerah iklim tropis equator.

Angin muson atau musim

Angin muson atau musim adalah angin yang berhembus secara periodik, paling rendah 3 bulan dalam periode, setiap periode mempunyai polas yang berlawanan yang berganti arah. Satu periode biasanya adalah satu tahun. Pada setengah tahun pertama angin akan bertiup angin darat yang bersifat kering, setengah tahun berikutnya angin bertiup angin laut bersifat basah.

Angin darat

Angin darat adalah angin yang berhembus dari darat ke laut. Angin darat biasanya berhembus pada malam hari. Angin ini di manfaat kan oleh nelayan untuk pergi melaut karena pergerakan angin dari darat ke laut.

Angin laut

Angin laut adlaah angin yang berasal dari laut ke darat. Jika angin darat berhembus pada malam hari maka angin laut berhembus pada siang hari. Sehingga nelayan biasa kembali ke daratn pada siang atau pagi hari.


Angin gunung

Angin gunung adalah angin yang bersala dari gunung menuju lembah.

Angin lembah

Angin lembah adalah angin yang berhembus dari lembah ke gunung.

Angin fohn

Angin fohn atau angin jatuh ialah angin yang menyesuaikan jenis hutan. Angin oini berhembus dari wilayah tertentu dengan temperatur yang berbeda-beda.

Pada pertemuan kali ini kita akan membahas angin pasat.

Angin pasat

Angin pasat adalah jenis angin yang berhembus dari dearah sub tropis ke darah topis atau equatur.

angin pasat

Angin pasat ini dapat terjadi karena adanya perbedaan densitas udara di daerah sekitar garis lintang 300 yang memiliki tekanan maksimum dan garis lintang100 dengan tekanan minimum. Angin pasat di beda menjadi 2 macam, yaitu angin pasat yang berupa lingkaran yang berbeda.

Terjadinya angin pasat

Angin pasat terjadi karena adanya ruang kosong yang di sebabkan oleh meningkatnya udara panas di wilayah khatulistiwa, karena hal itu terciptalah ruang kosong lalu di isi oleh udara yang lebih dingin di banding dengan daerah yang memiliki iklim subtropis.

Ciri-ciri angin pasat

Ciri-ciri angin pasat dapat di lihat dari pengertian angin pasat yang telah kita bahas sebulumnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Berasal dari daerah yang memiliki sub tropis
  • Bertiupnya berasal dari dua yang bertekanan maksimum sub tropika selatan dan utara secara terus menerus.
  • Pergerakannya menuju ke daerah ikoim equator
  • Dapat terjadi karena adanya densitas udara di lintang 300 dengan tekanan maksimum dan lintang 100 dengan tekanan yang minimum.

Dampak terjadinya angin pasat

Beberapa dampak yang dapat di timbulkan oleh angin pasat yaitu sebagai berikut:

a. Terbentuknya daerah duldrom

Daerah duldrom atau wilayah yang tenang adalah daerah yang terbebas dari adanya angin topan. Hal in dapat terjadi karena dua angin pasat yang bertemu dari arah yang berbeda, di daerah khatulistiwa yang mempunyai tekanan rendah dapat mmebuat angi naik secara vertikal atau konveksi atau yang bisa di sebut dengan DKAT (Daerah Konvergensi Antar Tropis). Karen hal tersebut daerah DKAT terbebas dari angin topan.

b. Membuat daerah sub tropis bersifat kering

Massa dari angin pasat semakin naik di sekitar DKAT. Massa angin yang tadinya naik ke atas lalu kembali bergerak mendatar ke arah yang  beriklim sub tropis di atmosfer.

Hal ini di sebut dengan antipasat. Dan karena massa udara ini turun ke daerah sub tropis maka dapagt menyebabkan daerah sub tropis menjadi daerah yang kering.

c. Dapat membuat kerusakan alam

Angin paat dapat merusak alam jika angin tersebut sudah melampaui batas, jika angin tersebut bergerak denngan kencang, maka dapat menimbulkan kerusakan alam. Kerusakan alam yang di timbulkan angin pasat seperti rusaknya pohon-pohon dan bangunan yang ada di sekitarnya.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Angin Pasat yang mencakup pengertian, jenis-jenis angin, angin pasat, terjadinya angin pasat, ciri-ciri dan dampak angin pasat.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Proses Terjadinya Angin Muson Timur Paling Lengkap
Proses Terjadinya Angin Muson Barat Paling Lengkap