Angin Laut: Pengertian, faktor tekanan udara, fungsi dan manfaat, bahaya, proses serta perbedaan angin laut dan darat

Posted on

Angin Laut – Pada materi kali ini materigeografi.com akan membahas mengenai Angin Laut pengertian, faktor tekanan udara, fungsi dan manfaat, bahaya, proses serta perbedaan. Setelah pada materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang Ciri-ciri Hutan Sabana.

Untuk lebih jelas pembahasan materi tentang Angin Laut, kalian dapat simak materi berikut ini :

materigeografi.com

Pengertian Angin

Angin adalah massa udara yang bergerak mengikuti arah yang horizontal atau vertikal.

Hal tersebut di pengaruhu oleh berbagai faktor, angin mempunyai kecepatan yang berbeda-beda dalam hal wilayah yang menjadi jalur tempuhnya dalam periode hembusannya.

Pengertian Angin Laut

Angin laut merupakan udara yang bergerka dari lautan ke daratan yang terjadi pada siangan hari.

Angin mempunyai prinsip pergerakan yaitu berembus dari suatu wilayah yang tekanan udaranya tinggi menuju wilayah lain dengan tekanan udara yang lebih rendah. Dari perbedaan tekanan angin yang dapat menyebabkan angin dapat bergerak dan berembus melintasi jalurnya.

Faktor tekanan udara

Dengan tekanan udara dengan faktor geografis dalam menyerap sinar matahari. Dengan banyaknya sinar matahari mempunyai suhu panas dan tekanan udara yang rendah, sedangkan wilayah yang mendapatkan sinar matahari yang sedikit akan bersuhu dingin dengan tekanan udara yang tinggi.

Selain itu terdapat faktor yang bermai dalam hal tekanan udara yaitu sifat fisis wilayah tertentu. 

Contohnya yaitu daratan yang lebih cepat dapat menerima dari panas matahari yang dapat menghasilkan udara yang cepat menjadi panas dan tekanan udara yang rendah. Dengan daerah lauatan atau pantai yang lambat menyerap panas matahari dengan tekanan udara yang lebih tinggi dan dengan suhu yang dingin.

Fungsi dan Manfaat angin laut

Angin mempunyai manfaat dan dapat membantu manusia untuk menyelesaikan tugas atau kegiatan sehati-hari. Contohnya kipas angin, pengering rambut, pompa angin dan lain sebagainya.

Angin juga mempunyai dampak negatif jika terlalu berlebihan. Contohnya saatu bertiup di batas normal dan di barengi dengan fenomena alam yang di luar batas normal dapat menghasilkan sebuah badai.

Angin laut kebalikan dari angin darat. Angin darat bergerak dari darat ke laut lalu angin laut bergerak dari laut ke darat. Angin darat terjadi saat malam hari lalu angin laut terjadi saat siang hari.

Dari sini lah dapat di manfaat kan untuk pelayan. Di mana para nelayan memanfaatkan kondisi tersebut untuk berangkat dan pulang. Nelayan berangkat pada malam hari untuk mencari ikan karena adanya angin darat lalu nelayan pulang pada sore hari untuk membawa pulang hasil tangkapananya karena adanya angin laut.

Dari siklus angin laut yang bergerak pada siang hari dan angin darat yang bergerak pada malam hari ialah perpaduan yang kondusif untuk kehidupan di bawah permukaan laut atau daerah  sekitar pantai. Berikut manfaat angin laut di daerah pantai dan sekitanya sebagai berikut:

  • Meningkatkan jumlah pariwisata bahari

Angin laut dapat meningkatkan jumlah pengunjung pariwisata bahari karen dapat merasakan suasa laut. Angi laut dari lauta ke darat membawa rasa asin di lidah dan membawa aroma laut. Dengan angin yang tinggi menjadikan pengunjung betah walaupun udara pantai panas saat siang hari

  • Membantu proses penyerbukan

Angin laut dapat membantu penyerbukan di sekitar pantai. Angin laut dapat membantu proses penyerbukan yang dapat menghijaukan di wilayah laut dapat berjalan dengan sukses tanpa bantuan serangga.

  • Dapat di manfaatkan untuk olaharaga

Olahraga yang di lakukan dengan angin laut misalnya adalah ski air dan paralayang serta hiburannya adalah permaianan layangan.

Bahaya angin laut

Sebelumnya air lalu membawa dampau positif dan negatif. Angi laut menpunyai bahaya sendiri. Bahaya yang dapat terjadi selain badai ialah terjadinya kecelakaan di pantai saat pengunjung berenang atau melakukan olahraga di laut lalu terseret ke tengah laut dan tidak dapat berenang dengan normal.

Lalu selain itu angin laut yang terlalu besar dapat berbahaya saat bersamaan dengan ombak yang juga besar karena dpat membahayakan pengujung.

Proses terjadinya angin laut

Angi laut ialah angin yang bergerak dari arah laut ke arah darat yang terjadi siang hari. Pada saat siang hari, suhu di daratan lebih panas di bandingkan lautan, hal ini terjadi karena daratan lebih cepat menerima panas, dan juga lebih cepat menerima dingin.

Air laut mempunyai kapasitas panas yang lebih besar dari pada lapisan tanah di daratan karena itu air laut tak mudah menerima panas dari sinar matahari. Hal ini berdampak pada tekanan udara di darat yang menjadi lebih rendah di bandingkan laut lalu berhembuslah angin laut dari laut yang mempunyai tekanan lebih tinggi. Laut ini mempunyai berbanding lurus pada suatu besaran yaitu dengan perbedaan suhu antara wilayah lautan dan daratan.

Perbedaan angin laut dan angin darat

Angin darat:

  • Angin darat adalah angin kering
  • Angin darat bertiup dari darat ke laut
  • Angin darat berhembus pada malam hari
  • Angin darat ialah angin lepas pantai
  • Angin darat bermanfaat untuk nelayan untuk pergi ke laut

Sedangkan angin laut:

  • Angin laut adalah angin yang membawa kelembapan
  • Angin laut bertiup dari laut ke darat
  • Angin laut ialah angin yang berada di pantai
  • Angin laut yangb erhembus dari pagi sampai siang hari
  • Angin laut di manfaatkan untuk pulang ke daratan oleh nelayan.

Demikian penjelasan materi mengenai tentang Angin Laut yang mencakup pengertian, faktor tekanan udara, fungsi dan manfaat, bahaya, proses serta perbedaan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang memiliki minat di bidang geografi dan ilmu geografi. Sampai jumpa di materi selanjutnya para pembaca materigeografi.com

Baca Juga:
Laut China Selatan : Pengertian, Sejarah, Geologi, Fakta, Klaim Wilayah Lengkap
Fungsi Batas ke Lautan ZEE : Sejarah, Hak dan Batas-nya Lengkap